Usai Alice Marie Johnson, Kim Kardashian Bela Chris Young

Yuriantin Kamis, 6 September 2018 22:45:25
Kim Kardashian (IG)

TABLOIDBINTANG.COM - Kim Kardashian akan kembali lagi ke Gedung Putih. Kali ini, bintang Keeping Up With the Kardashians ini membela Chris Young.

Chris Young merupakan narapidana seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat. Ia ditangkap tahun 2010 karena kepemilikan ganja dan kokain.

"Semua bermula dari nona Alice, tapi melihat dia dan menatap wajah-wajah dan mempelajari berbagai cerita pria dan wanita yang saya temui di penjara, saya tahu saya tidak bisa berhenti hanya pada satu orang. Ini waktunya untuk perubahan sistem yang sesungguhnya," cuit Kim Kardashian di laman Twitter-nya.

Lewat salah satu podcast, Kim Kardashian diberitakan menjelaskan alasannya mendalami kasus Chris Young.

"Kemarin, saya berbicara lewat telepon dengan narapidana pria karena kasus narkoba-mendapat hukuman seumur hidup. Sungguh tidak adil. Dia berusia 30 tahun. Dia telah dipenjara hampir 10 tahun," ucap istri Kanye West ini.

Kim Kardashian mengaku telah berbicara dengan hakim Kevin Sharp yang terpaksa memvonis berat Chris karena tuntutan regulasi.

Ibu tiga anak ini juga kerap menjalin kontak dengan menantu dan penasihat Donald Trump, Jared Kushner dan putri Donald Trump, Ivanka Trump.

Kim Kardashian (Deposit Photos)
Kim Kardashian (Deposit Photos)

"Saya menyadari Ivanka akan sangat mengerti dan merasakan apa yang saya rasakan. Jadi, orang pertama yang saya hubungi adalah Ivanka," pungkasnya.

Sebelumnya, Kim Kardashian membuat pembelaan terhadap Alice Marie Johnson. Juni lalu, Donald Trump memberikan grasi kepada narapidana wanita kasus narkoba ini.

(yuri/ray)

Penulis Yuriantin
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.