Dikabarkan Tak Akan Kembali Memerankan Superman, Ini Respons Henry Cavill

Yuriantin Jumat, 14 September 2018 16:40:22
Henry Cavill (Deposit Photos)

TABLOIDBINTANG.COM - Rabu lalu (12/9), beredar kabar Henry Cavill tak akan kembali tampil di layar lebar sebagai Superman. Menanggapi berita ini, Henry Cavill mengunggah sebuah video di Instagram.

Dalam video tersebut, Henry Cavill memakai kaus hitam bertuliskan "Krypton Lifting Team" dan memunculkan action figure Superman secara perlahan.

"Hari ini menyenangkan #Superman," tulisnya menyertai video yang diiringi dengan musik jenaka ini.

Unggahan ini membuat banyak penggemar berspekulasi. Banyak yang berharap aktor yang telah memerankan Superman dalam 3 film ini kembali mengenakan kostum merah-biru.

Perwakilan Henry Cavill, Dany Garcia memberi sinyal Henry tetap akan bekerja sama dengan Warner Bros.

"Tetap tenang, jubah itu (Superman) masih berada di lemari dia (Henry). @wbpictures (Warner Bros.) telah dan akan tetap menjadi partner kami dimana mereka mengembangkan DC Universe," cuit Dany pada Rabu lalu.

Sebelumnya, diberitakan Henry Cavill dan pihak studio Warner Bros. tak mencapai kesepakatan kontrak. Henry Cavill yang yang diminta untuk menjadi cameo dalam film Shazam!, tak bisa memenuhinya karena sibuk syuting Mission: Impossible - Fallout.

Warner Bros. juga diisukan tengah fokus pada film Supergirl dan tak berencana membuat film solo Superman dalam waktu dekat.

Menanggapi rumor ini, Warner Bros. juga angkat bicara. "Hingga kini belum ada keputusan yang dibuat terkait film Superman berikutnya, kami selalu menghormati dan menjalin hubungan baik dengan Henry Cavill, dan hal tersebut tak berubah," bunyi pernyataan dari Warner Bros.

(yuri/ray)

Penulis Yuriantin
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.