Cardi B Terlibat Penyerangan, Begini Kronologinya

Yuriantin Selasa, 2 Oktober 2018 17:30:33
Cardi B terlibat penyerangan. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Cardi B mendatangi kantor polisi Queens, New York pada Senin (1/10) lalu. Pelantun "Bodak Yellow" ini menyerahkan diri usai dipanggil kepolisian akibat terlibat dalam suatu insiden di sebuah strip club.

Cardi B didakwa melakukan tindakan ringan yang ceroboh serta membahayakan dan melakukan penyerangan fisik. Usai pertemuan di kantor polisi tersebut, Cardi B keluar sambil tersenyum dan menolak berkomentar.

"Kami sadar tak ada bukti yang menunjukkan dia (Cardi B) melukai siapa pun pada malam itu. Kami berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat," ungkap pengacara Cardi B, Jeff Kern.

Menurut keterangan polisi, Cardi B dan teman-temannya tengah berada di kelab tersebut Sabtu, pukul 3 pagi. Ketika itu, ibu satu anak ini beradu mulut dengan seorang bartender wanita berusia 23 tahun.

Setelahnya, terjadi perkelahian dengan melempar kursi, botol, dan pipa hookah. Akibatnya, bartender dan beberapa pekerja lain mengalami luka ringan.

Usai kejadian, Cardi B dan sekitar 9 orang temannya melarikan diri. Kemudian, ia setuju menyerahkan diri setelah dikenali oleh sang bartender.

Awal September lalu, Cardi B dikabarkan menyerang Nicki Minaj pada sebuah pesta di acara New York Fashion Week. Sebuah video beredar memperlihatkan Cardi B berlari ke arah serombongan orang yang diduga sebagai Nicki Minaj.

Pasca insiden tersebut, Cardi B keluar dari pesta dengan benjolan di dahi. Ia juga mengunggah pesan panjang di Instagram yang diduga sebagai klarifikasi atas kejadian tersebut.

Cardi B mengatakan seseorang telah meragukan kemampuannya sebagai ibu. Menanggapinya, Nicki Minaj akui tak pernah berkomentar soal gaya pengasuhan dan anak orang lain.

(yuri/ind)

Penulis Yuriantin
Editor Indra Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.