Disindir Jokowi, Reaksi Kaesang Pangarep Bikin Ngakak

Christiya Dika Handayani Kamis, 15 November 2018 22:15:23
Kaesang Pangarep disindir ayahnya. (Dok tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kaesang Pangarep ikut mendampingi ayahnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat bersantap siang bersama para menteri di restoran Bebek Goreng Pak Ndut yang berada di Lucky Plaza, Orchard Road, SIngapura. Kedatangan Jokowi dan beberapa menteri jajarannya ke Singapura dalam rangka menghadiri KTT ASEAN yang digelar di sana.

Lewat akun Twitter-nya, Jokowi kemudian menuliskan cuitan soal sejumlah restoran Indonesia yang ada di Singapura. Di bagian akhir kicauannya, Jokowi menanyakan keberadaan bisnis anaknya, Sang Pisang, di sana. 

"Jauh-jauh ke Singapura, makannya tetap di restoran Indonesia. Hari ini, saya makan siang di restoran Bebek Goreng Pak Ndut di Lucky Plaza, Orchard Road. Di Singapura juga ada restoran Bebek Tepi Sawah, Sari Ratu, sampai Restoran Garuda. Sayang belum ada Sang Pisang," tulis Jokowi dengan menyematkan emoticon tersenyum di akhir cuitannya, Selasa (13/11).

Cuitan sang bapak itu pun langsung direspons Kaesang Pangarep. Dalam cuitannya, dengan bergurau Kaesang Pangarep mengaku tersinggung. "Tersinggung saya Pak. Saya sensitif Pak," tulis Kaesang dengan huruf kapital.

Tak lama setelahnya, putra bungsu Jokowi ini kembali menuliskan cuitan. Kaesang Pangarep mengaku meminta maaf. Ia berharap agar namanya tidak dikeluarkan dari kartu keluarga.

"Maafkan saya pak, jangan keluarkan saya dari kartu keluarga pak. mohon maaf pak. ini tulisan saya kecil semua sampai habis 'titik' pun masih kecil pak," kata Kaesang Pangarep.

Setelahnya, Kaesang Pangarep pun berharap Jokowi tidak mengiriminya mobil polisi untuk menangkapnya. "Mohon jangan kirim ini Pak. Saya takut," tutup Kaesang Pangarep.

(dika/bin)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Binsar Hutapea
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.