Pangeran Harry dan Meghan Markle Pecat 15 Karyawannya

Binsar Hutapea Jumat, 14 Pebruari 2020 14:00:23
Pangeran Harry dan Meghan Markle pecat karyawannya. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Setelah memutuskan mundur dari Kerajaan Inggris, Pangeran Harry dan Meghan Markle memecat 15 staf di Istana Buckingham yang bekerja untuk mereka .

Menurut laporan Daily Mail, ke-15 staf tersebut diberi tahu secara pribadi soal pemecatan itu pada Januari lalu.

“Duke dan Duchess punya tim kecil, kurang dari 15 orang. Tim itu sangat loyal pada mereka, dan mereka mengerti serta menghormati keputusan yang diambil Pangeran Hary dan Meghan Markle tersebut,” kata seorang sumber kepada Daily Mail.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Depositphotos)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Depositphotos)

Di antara staf yang diberhentikan adalah sekretaris pribadi Pangeran Harryyang bernama Fiona Mcilwham. Clara Loughran yang menjabat koordinator program juga ikut diberhentikan. Clara diketahui memegan bunga tangan Meghan Markle saat menikah dengan Pangeran Harry pada Mei 2018 lalu. 

Daily Mail menyebut beberapa staf tersebut mungkin akan dipekerjakan kembali untuk tugas yang berbeda oleh keluarga kerajaan.

Kerajaan Inggris sendiri belum memberikan komentar soal pemecatan itu. Namun anggota keluarga kerajaan senior seperti Ratu Elizabeth II, Pangeran Charles, dan Pangeran William sudah mengetahui soal pemecatan itu.

Pangeran Harry dan Meghan Markle mengejutkan khalayak dengan mengumumkan mundur sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris pada Januari lalu. Pengumuman itu disampaikan via akun Instagram @sussexroyal. Setelah memutuskan mundur, pasangan ini memilih pindah dari Inggris dan menetap di Kanada. Di sana, keduanya disebut menetap di rumah mewah seharga 14 juta dollar AS (stetara Rp 191 miliar), di Vancouver Island.

 

 

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.