Postingan Instagram Meghan Markle Ini Bikin Camilla Parker-Bowles Marah

Binsar Hutapea Minggu, 8 Maret 2020 12:00:23
Camilla Parker-Bowles yang telah merencanakan pidatonya selama setahun merasa momen besarnya dibinasakan oleh postingan Meghan Markle tersebut. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM -  

Meghan Markle kembali membuat anggota Kerajaan Inggris marah karena postingan di Instagram. 

Menurut portal berita Daily Mirror, istri Pangeran Charles, Camilla Parker Bowles meradang karena  Meghan Markle memposting foto tengah mengunjungi Teater Nasional di hari  yang sama ketika ia memberikan pidato tentang ancaman mengerikan dari  kekerasan dalam rumah tangga di Festival Women of the World di London.

Postingan Meghan Markle. (Instagram)
Postingan Meghan Markle. (Instagram)

Menurut Daily Mirror, Camilla Parker-Bowles yang telah merencanakan pidatonya selama setahun merasa momen besarnya dibinasakan oleh postingan Meghan Markle tersebut. "Pangeran Harry dan Meghan Markle memang diketahui mempunyai sejumlah agenda pada pekan ini, beberapa merupakan acara  pribadi, tetapi semua sepakat bahwa pidato Camilla harus didahulukan. Sayangnya, ada yang punya ide lain," kata seorang sumber kepada Daily Mirror.

"Meghan melanggar janji untuk tidak membayangi kampanye penting Camilla  dengan meminta foto-foto kunjungan pribadinya ke Teater Nasional diposting pada hari yang sama," tambah sumber tersebut. 

Ini bukan pertama kalinya Meghan Markle membuat kecewa anggota keluarga kerajaan lewat postingannya. Pada Januari lalu, The Duchess of Sussex membuat Istana Buckingham kesal karena membuat posting di Instagram tak lama setelah Kate Middleton meluncurkan kampanye kesejahteraan anak.

 

 

 

 

 

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.