Peluk Meghan Markle, Pelajar Ini Minta Maaf pada Pangeran Harry

Binsar Hutapea Rabu, 11 Maret 2020 19:15:23
Meghan Markle ketika berkunjung ke SMA Robert Clack di London. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Seorang pelajar di Inggris menuliskan surat permintaan maaf pada Pangeran Harry setelah memeluk Meghan Markle ketika berkunjung ke sekolahnya. 

Pada Jumat (6/3) lalu, dalam rangkaian tugas terakhir sebagai anggota Kerajaan Inggris, Menghan Markle mengunjungi SMA Robert Clack di London. Setelah menyampaikan kata sambutan, Meghan Markle menantang pelajar pria di sekolah tersebut untuk maju ke depan dan berbicara tentang peran pria ataupun remaja laki-laki di perayaan Hari Wanita Internasional. Remaja berusia 16 tahun bernama Aker Okoye kemudian menerima tantangan tersebut.

(Instagram)
(Instagram)

Dalam cuplikan video yang diposting akun Instagram resmi Meghan Markle dan Pangeran Harry, Sussex Royal, Aker Okaye terlihat sempat memuji kecantikan Meghan Markle. Mendengar itu, Meghan Markle tertawa terbahak-bahak. Usai menyampaikan pendapatnya, Aker Okoye kemudian merentangkan tangannya dan memeluk Meghan Markle. Ajakan pelukan itu disambut hangat Meghan Markle. 

Merasa telah melanggar etika kerajaan, Aker Okoye kemudian menuliskan surat permintaan maaf pada Pangeran Harry. Surat itu  dimuat  tabloid terbitan Inggris The Sun

Dalam surat tersebut, Aker Okoye berharap agar Pangeran Harry tak keberatan dengan tindakannya memeluk sang istri. "Saya memeluknya karena senang dan kaget melihat dia datang ke sekolah saya," kata Aker Okeye dalam surat tersebut.  

Dia menambahkan, Meghan Markle adalah sosok yang inspiratif dan berharap kelak juga bisa bertemu dengan Pangeran Harry. 

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.