Hubungan Pangeran WIlliam dengan Harry Tak akan Pernah Sama Lagi

Binsar Hutapea Kamis, 12 Maret 2020 19:30:23
Pangeran William dan Pangeran Harry disebut berseteru. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Bertahun-tahun Pangeran William dan Pangeran Harry saling mendukung. Tapi hal tersebut tak lagi terlihat. 

Kedua pangeran ini dikabarkan tengah berseteru. Konflik disebut muncul sejak Pangeran Harry memutuskan bertunangan dengan Meghan Markle. Rencana pertunangan itu ditentang Pangeran William karena merasa adiknya itu memutuskan terlalu cepat bertunangan dengan aktris asal Amerika Serikat tersebut. 

Buntut dari konflik itu, setelah menikah Pangeran Harry dan Meghan Markle memisahkan diri dari rumah tangga Pangeran William dan Kate Middleton. Keduanya memilih lingkungan yang lebih terpencil di Inggris. Setelah dianugerahi Archie Harrison pada Mei 2019, keduanya makin mengucilkan diri dari keluarga Kerajaan Inggris. Puncaknya, Duke dan Duchess of Sussex memutuskan mundur pada awal Januari 2020 lalu.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Depositphotos)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Depositphotos)

Pangeran Harry sempat bertemu dengan Pangeran William dalam acara Ibadah Persemakmuran pada Senin (9/3) lalu di Gereja Westminster Abbey. Tapi keduanya minim interaksi selama berada di acara itu. 

Menurut sumber yang dikutip People.com, konflik membuat hubungan keduanya tak akan pernah sama lagi. "(Hubungan) Mereka tak akan kembali lagi seperti semula. Terlebih Harry memilih memikirkan masa depan bersama keluarganya,” katanya. 

Sang sumber menambahkan, Pangeran Harry akan banyak menghabiskan waktu di California, tempat asal Meghan Markle, dan Kanada bersama anaknya yang berusia 10 bulan, Archie.

“Dia tak lagi menatap ke belakang,” kata sang sumber. 

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.