Pangeran William Sakit Hati pada Pangeran Harry, Ini Penyebabnya

Binsar Hutapea Jumat, 3 April 2020 15:00:23
Pangeran William merasa terluka dengan Pangeran Harry. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Meski Pangeran Harry kini hidup terpisah dari keluarga kerajaan, dia tetap menjalin  komunikasi dengan keluarganya di Inggris, termasuk dengan Pangeran William dan Pangeran Charles.

Ketika Pangeran Charles dinyatakan positif terinfeksi Corona pada pekan lalu, Pangeran Harry sempat berbicara lewat telepon dengan sang ayah. Dalam perbincangan itu, Pangeran Charles disebut berusaha menenangkan sang anak. Pangeran Charles mengatakan pada Pangeran Harry kalau dia dalam keadaan sehat meskipun terinfeksi virus Corona. 

Pangeran Harry dan Meghan Markle (Depositphotos)
Pangeran Harry dan Meghan Markle (Depositphotos)

Menurut penuturan sumber yang dikutip Us Weekly, Pangeran Harry juga sempat bertelepon dengan Pangeran William. Namun pembicaraan keduanya tak berlangsung mulus. "Mereka berbicara, tapi suasanya kikuk," jelas sang sumber. Pemicu kekikukan itu, karena Pangeran William merasa terluka dengan Pangeran Harry yang tak berada di London bersama keluarganya menghadapi wabah Corona. 

"Pangeran William merasa sakit hati karena Pangeran Harry tak berada di London untuk memberikan dukungan pada keluarganya menghadapi pandemi Corona," lanjut lagi. 

Seperti diketahui, Pangeran Harry dan Meghan Markle kini menetap di Los Angeles, Amerika Serikat. Sebelum pindah ke kota itu, keduanya sempat menetap di Vancouver, Kanada. Adapun keputusan pindah ke Kanada diambil setelah keduanya memutuskan mengundurkan diri dari Kerajaan Inggris pada awal Januari lalu. 

  

 

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.