Mengejutkan, Tarif Ceramah Pangeran Harry- Meghan Mencapai Belasan Miliar!

Binsar Hutapea Minggu, 28 Juni 2020 12:00:23
Pangeran Harry dan Meghan Markle dikabarkan bergabung dengan agensi Harry Walker yang berbasis di New York. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Pangeran Harry dan Meghan Markle dikabarkan bergabung dengan agensi Harry Walker yang berbasis di New York, Amerika Serikat. Agensi tersebut merupakan agensi yang menaungi sejumlah figur terkenal seperti Mantan Presiden Barack Obama, Hillary Clinton, dan juga Oprah Winfrey. 

Adapun agensi Harry Walker mengurusi figur-figur tersebut untuk berceramah. Nantinya sosok terkenal itu akan mendapatkan sejumlah honor setelah menjadi pembicara atau berceramah di suatu acara. 

Rumor menyebutkan pembicara yang bergabung dengan agensi Harry Walker mendapatkan bayaran mahal sekali menjadi pembicara. Mantan Presiden Barack Obama dilaporkan menerima honor sekitar 400 ribu dolar atau 5,7 miliar rupiah ketika menjadi pembicara sebuah acara pada 2017 lalu. Sementara Mantan Presiden Bill Clinton dan istrinya, Hillary Clinton mendapat bayaran 250 dolar AS atau 3,5 miliar rupiah per penampilan di 2014 lalu.

Lalu bagaimana dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle? Menurut Pagesix.com, keduanya mendapat bayaran 1 juta dolar AS atau 14,3 miliar rupiah per penampilan. 

Masih menurut laman yang sama, topik yang bakal disampaikan jika menjadi pembicara adalah mengenai hal yang penting bagi kehidupan mereka dan juga dunia. “Topik ceramah sebagian besar mengenai isu sosial yang dihadapi dunia sekarang ini, termasuk keadilan rasial dan persamaan gender, kesehatan mental, dan isu-su yang berkaitan dengan kewanitaan dan juga lingkungan," sebut seorang sumber kepada Pagesix.com.

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.