Kejamnya Industri Hiburan, Priyanka Chopra Disuruh Operasi Payudara Kalau Mau Jadi Aktris

Vallesca Souisa Kamis, 11 Pebruari 2021 23:59:23
Baru-baru ini Priyanka Chopra merilis buku memoar berjudul Unfinished. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Baru-baru ini Priyanka Chopra (38) merilis buku memoar berjudul Unfinished. Dalam buku ini, Priyanka menceritakan hal-hal personal dan perjalanan kariernya yang selama ini belum banyak diungkap ke publik.

Menyandang gelar Miss World, ternyata tak membuat Priyanka luput dari kerjadian kurang mengenakkan di industri perfilman. Tak mungkin dinobatkan menjadi Miss World, kalau tak cantik dan smart. Tetapi rupanya masih tak cukup. Secantik Priyanka Chopra saja masih mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan di industri hiburan.

Priyanka Chopra (Depositphotos)
Priyanka Chopra (Depositphotos)

Di awal kariernya berakting, Priyanka pernah diminta melakukan operasi plastik oleh seorang sutradara kalau memang serius mau menjadi aktris. “Setelah beberapa menit mengobrol ringan, sutradara dan produser di hadapanku, menyuruhku berdiri dan berputar. Ya, saya melakukannya. Mereka menatapku lama, dari ujung rambut hingga ujung kaki,” ungkap Priyanka dalam bukunya Unfinished.

Dua orang ini menatapnya lekat-lekat ke setiap bagian tubuhnya, hingga rasanya ditelanjangi. Mereka berpikir keras, lalu akhirnya mengucapkan sesuatu. “Mereka bilang, saya harus melakukan operasi payudara, memberbaiki rahang, menambahkan sedikit bantalan di bagian tubuh belakang. Kalau saya mau jadi aktris, saya harus memperbaiki proporsi tubuh ini,.”

Tak hanya sekadar bicara, sutradara dan produser tersebut kemudian memberikan kontak dokter operasi plastik di Los Angeles,

Penulis Vallesca Souisa
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.