Kim Kardashian Pernah Alami Gangguan Ini Akibat Foto Paparazi

Ulfa Gusti Utami Selasa, 17 Oktober 2017 11:00:32
Kim Kardashian menderita gangguan Body Dysmorphia.

TABLOIDBINTANG.COM - Jadi selebritis terkenal sudah barang tentu akan jadi sorotan publik. Begitulah yang dirasakan Kim Kardashian. Ia harus selalu siap menjadi bahan bidikan kamera para paparazi. Setiap harinya terdapat banyak sekali foto yang diambil dari bintang Keeping Up with the Kardashians itu.

Meski terlihat sudah sangat terbiasa dengan bdikan kamera paparazi, siapa sangka ternyata Kim kerap merasa terganggu. Foto-foto yang dihasilkan paparazi yang kadang tak sesaui harapannya malah membuat istri Kanye West itu menderita gangguan Body Dysmorphia.

Dilansir dari DailyMail, Senin (16/10), karena gangguan itu Kim Kardashian kerap merasa cemas dan takut tampil di hadapan publik. Perasaan itu kerap muncul lantaran Kim merasa khawatir akan mendapat penilaian buruk soal bentuk tubuh dan penampilannya. Itu dialami Kim usai melihat hasil jepretan paparazi ketika dirinya dan Kourtney Kardashian tengah berlibur di Meksiko belum lama ini.

"Aku hanya berada di rumah karena aku sangat ketakutan jika ada orang melihat ku. Ini adalah fobia penuh, aku panik tentang segala hal saat ini," ujar Kim Kardashian.

"Kenapa aku harus begitu memperhatikan diriku sendiri? Kenapa aku yang harus tinggal di rumah saja?" tambahnya.

Mengetahui kecemasan melanda sang adik, Khloe Kardashian pun langsung berusaha mencoba menenangkan Kim Kardashian dan memintanya untuk terlalu memedulikan dan mengambil pusing hal yang dianggap buruk. Ia meminta Kim untuk terus saja menikmati kehidupan pribadinya. 

"Kamu hanya perlu menjalani hidupmu. Kenapa kamu perlu memikirkan omong kosong ini?" ujar Khloe menenangkan.

(gst/ari)

Penulis Ulfa Gusti Utami
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.