Mr. H Diduga Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, Syahrini: Halu!

Supriyanto Selasa, 13 Maret 2018 12:40:23
Syahrini disebut mendapat karangan bunga dari Mr. H. (Seno / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Syahrini disebut menerima kiriman bunga dari Mr. H saat live di Instagram bersama adik sekaligus manajernya, Rani. Netizen lalu menebak-nebak Mr H adalah kekasih gelap Syahrini. Sejumlah nama pun dimunculkan, mulai dari pengusaha  kaya asal Kalimantan hingga Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, putra mantan Presiden Suharto.

Syahrini mengklarifikasi bahwa yang memberinya bunga adalah sebuah produk yang sudah membayarnya mahal untuk bekerja sama. Soal kekasih gelap, Syahrini membantah.

Syahrini. (Seno / tabloidbintang.com)
Syahrini. (Seno / tabloidbintang.com)

"Aku enggak nyangka sepertinya semua dibesar-besarkan, karena memang netizen itu maha benar dengan semua fitnahannya ya kan. Semoga masuk surga dengan segala fitnahnya. Katanya H itu adalah haji dari Kalimantan. H itu adalah Hotman Paris, adalagi ya itu (Hutomo Mandala Putra).  Halah, halu semuanya," ungkap Syahrini di Dragon Fly, Jakarta Selatan, Senin (12/3) malam.  

"Jadi H itu adalah 'hubrak... hubrak... jreng... jreng... jreng... jreng...' Jadi tidak ada H yang seperti dibayangkan. Saya tidak punya mantan yang berinisial H, juga tidak sedang dekat dengan teman berinisial H. Tidak sedang dekat dengan siapa pun," Syahrini menegaskan.

Rani pun ikut meluruskan. Pasalnya, dalam video live Instagram dirinya yang menyebut Mr. H. Kata Rani, saat live Syahrini berakting seolah terkejut ketika ia memunculkan nama Mr. H. Padahal, itu hanya candaan. "Kan kemarin habis main film jadi aktingnya (Syahrini) masih kebawa. Bagus kan?" kata Rani.

"Jadi sudah jelas semua ya, terima kasih," pungkas Syahrini.

(pri / bin)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.