Kronologi Skandal Pelecehan Seksual Harvey Weinstein

Andira Putri Friday, 13 October 2017
Harvey Weinstein (ist)

TABLOIDBINTANG.COM - Hollywood diguncang skandal. Produser Harvey Weinstein disebut telah melakukan pelecehan seksual kepada deretan selebriti perempuan Hollywood selama belasan tahun.

Harvey Weinstein merupakan sosok penting di Hollywood. Harvey Weinstein mendirikan studio Miramax sejak tahun 1979 dan mendirikan The Weinstein Company pada tahun 2005. Ratusan film telah diproduksi Harvey Weinstein.

Skandal pelecehan seksual Harvey Weinstein terkuak pada Kamis (5/10). New York Times menerbitkan artikel berisi pengakuan sejumlah selebriti perempuan Hollywood termasuk Rose McGowan dan Ashley Judd.

Mereka membeberkan jika Harvey Weinstein pernah melakukan pelecehan seksual. Bahkan Harvey Weinstein berjanji akan membantu karier akting mereka seandainya mau berhubungan seksual dengan dirinya.

Awalnya Harvey Weinstein membantah klaim pelecehan seksual. Namun, Harvey Weinstein memberikan permohonan maaf dan mengaku “telah menyebabkan banyak luka” seperti dilaporkan BBC News. Harvey Weinstein juga berniat menuntut New York Times.

Artikel New York Times terus menjadi pembicaraan. Banyak selebriti perempuan lain memberikan dukungan kepada korban pelecehan seksual Harvey Weinstein. Pengakuan sejenis turut berdatangan dari selebriti berbeda.

Seiring dengan isu pelecehan seksual, petinggi The Weinstein Company memutuskan untuk memecat Harvey Weinstein pada Minggu (8/10). Sementara dukungan kepada korban terus menguat karena selebriti Hollywood papan atas akhirnya angkat bicara.

Contohnya adalah Meryl Streep, Judi Dench, dan Leonardo Dicaprio. Bahkan beberapa selebriti seperti Angelina Jolie dan Gwyneth Paltrow mengaku juga mengalami pelecehan seksual oleh Harvey Weinstein.

Skandal pelecehan seksual turut  mempengaruhi kehidupan pribadi Harvey Weinstein. Sang istri sekaligus desainer rumah mode Marchesa, Georgina Chapman mengumumkan telah meninggalkannya pada Selasa (10/10). Kini, kepolisian Amerika Serikat dan Inggris tengah menginvestigasi skandal pelecehan seksual tersebut.

(dira/ray)

Penulis Andira Putri
Editor Panditio Rayendra
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.