Sempat Dukung Harvey Weinstein, Lindsay Lohan Lakukan Klarifikasi

Agestia Jatilarasati Friday, 13 October 2017
Lindsay Lohan lakukan klarifikasi atas dukungannya kepada Harvey Weinstein (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Pada hari Rabu (11/10) lalu, Lindsay Lohan menanggapi kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Harvey Weinstein dengan mengunggah Instagram Stories. Namun, Lindsay berada di sisi yang berlawanan dengan kebanyakan orang. Ia justru membela Harvey Weinstein dengan menyatakan bahwa dirinya tidak enak melihat kondisi Harvey Weinstein saat ini.

Tentu pernyataan Lindsay Lohan ini langsung membuat dirinya dihujat netizen yang menyayangkan sikapnya. Ia pun akhirnya menghapus unggahan Instagram Stories-nya tersebut. Tak hanya itu, keesokan harinya Lindsay Lohan melakukan klarifikasi mengenai pernyataannya tersebut.

"Saya sedih mendengar tuduhan terhadap mantan rekan kerja saya, Harvey Weinstein. Sebagai seseorang yang hidup dengan kehidupan yang disorot mata publik, Saya merasa bahwa tuduhan seharusnya diajukan ke pihak berwenang dan bukan di media," terang Lindsay kepada DailyMail TV.

Lindsay Lohan saat bersama Harvey Weinstein (Eonline)
Lindsay Lohan saat bersama Harvey Weinstein (Eonline)

Lindsay pun menambahkan bahwa bagi ssemua korban yang merasa menjadi korban dari Harvey Weinstein untuk melaporkannya ke pihak berwenang. "Saya mendorong semua wanita yang menjadi korban pelecehan oleh Harvey untuk melaporkan pengalaman mereka kepada pihak yang berwenang," sarannya.

Memang, kasus ini pertama kali mencuat ketika Ashley Judd dan Rose McGowan menceritakan pelecehan yang mereka alami di New York Times. Menyusul selanjutnya banyak selebritis yang ternyata juga menjadi korban seperti Angelina Jolie, Gwyneth Paltrow, dan Cara Delavingne. (Ages)

(ages / wida)

Penulis Agestia Jatilarasati
Editor Wida Kriswanti
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.