Sandra Bullock Nyaris Tidak Bintangi Ocean's 8 Karena Sekolah Putranya

Andira Putri Kamis, 7 Juni 2018 17:30:00
Sandra Bullock Nyaris Tidak Bintangi Ocean's 8 Karena Sekolah Putranya (Ist)

TABLOIDBINTANG.COM - Sandra Bullock mengungkapkan fakta menarik di balik film Ocean's 8 yang tayang di Indonesia pada Jumat (8/6). Sandra Bullock ternyata nyaris tidak membintangi spin-off film Ocean's 11 ini.

Sandra Bullock sempat memutuskan untuk absen karena putranya Louis. Anak berusia 8 tahun ini akan masuk sekolah lagi sehingga Sandra Bullock harus mengurusnya.

"Saya nyaris tidak membintanginya. Syuting awalnya dilakukan saat musim panas, namun Cate (Blanchett) tidak bisa sehingga mereka bertanya, 'Apakah kamu bisa syuting pada musim gugur di New York?'. Saya bilang, 'Saya harus mengurus keperluan sekolah anak'," tutur Sandra Bullock seperti dilansir People, Rabu (6/6).

(Ist)
(Ist)

Beruntung solusi datang dari Louis. Putra Sandra Bullock ini mengajurkan agar mereka mencari sekolah di daerah sekitar New York sehingga sang ibu bisa tetap syuting. Keinginan Louis membuahkan hasil baik.

"Kemudian putra saya mengatakan, 'Bagaimana kalau kami mencari sekolah (disana) dan melihat apakah kami bisa menemukan sesuatu yang cocok?'. Kami akhirnya pergi kesana saat Hari Ibu (tanggal 13 Mei). Sehari setelahnya, kami menemukan sekolah," ujar Sandra Bullock.

Anak menjadi fokus utama Sandra Bullock dalam kehidupannya. Aktris yang mengadopsi dua orang anak ini bahkan tidak keberatan berhenti menjadi aktris demi mengurus mereka.

"Ini semua tentang anak-anak saya. Jika saya akhirnya tidak bekerja lagi, itu tidak apa-apa karena saya bisa pulang dan berkumpul dengan anak-anak saya," pungkas Sandra Bullock.

(dira / wida)

Penulis Andira Putri
Editor Wida Kriswanti
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.