Hotman Paris Hutapea Tagih Janji BNN Jika Pengguna Narkoba Laporkan Diri

Altov Johar Kamis, 10 Mei 2018 00:30:23
Hotman Paris Hutapea turut hadir di acara deklarasi dan pelantikan Selebriti Anti Narkoba. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Hotman Paris Hutapea turut hadir di acara deklarasi dan pelantikan Selebriti Anti Narkoba (SANI) periode 2018-2022. Di kesempatan tersebut Hotman menagih janji BNN untuk para pengguna narkoba tidak akan ditangkap jika melaporkan diri.

"Jadi ini suatu janji hukum yang sangat besar akibatnya. Perwakilan resmi dari BNN menyatakan kalau ada masyarakat yang positif dan kecanduan melapor maka tidak ditangkap," kata kata Hotman Paris Hutapea di Kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (9/5).

Seandainya janji itu tidak ditepati, Hotman Paris Hutapea mengaku tak segan-segan untuk menggugat BNN. "Ini sudah janji, ini bagus," imbuhnya.

Hotman Paris HUtapea. (Herri/tabloidbintang.com)
Hotman Paris HUtapea. (Herri/tabloidbintang.com)

Dalam sambutannya, Ketua Selebriti Anti Narkoba Indonesia, Muhammad Fadel Christopol, sempat menjabarkan alasan terbentuknya SANI. Apalagi tak dipungkiri, belakangan banyak selebritis yang tersandung kasus narkoba.

"Dengan ini kita mendirikan Selebriti Anti Narkoba Indonesia (SANI) yang didukung penuh oleh BNN dan juga Polda Metro Jaya. Di mana ke depannya bisa menjembatani antara BNN ke pihak selebriti," ujar Muhammad Fadel Christopol.

Muhammad Fadel Christopol pun memperkenalkan tamu-tamu yang turut hadir di acara deklarasi ini. Salah satunya perwakilan dari BNN dan Hotman Paris Hutapea yang selalu mensupport organisasi ini.

"Ada wakil ketua Dr. Sonia Wibisono dan wakil dari BNN dan juga tentu tamu kehormatan kita Hotman Paris Hutapea. Beliau selalu support kita," pungkas Fadel.

(tov/bin)


Penulis Altov Johar
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.