Sandy Tumiwa Berseteru dengan Mantan Pengacara, Ini Penyebabnya

Supriyanto Jumat, 18 Mei 2018 15:40:03
Sandy Tumiwa (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Baru selesai masalah dengan Tessa Kaunang sang mantan istri, Sandy Tumiwa kini berseteru dengan mantan kuasa hukumnya, Firdaus Oiwobo.

Di program Pagi Pagi Pasti Happy Trans TV, Firdaus mengungkapkan kekesalannya pada Sandy Tumiwa.

"Saya enggak pernah dibayar Sandy, justru saya semua yang biayain dia. Selama 3 bulan saya kenal secara enggak sengaja, saya biayain dia. Tadinya bahkan saya enggak tahu dia artis terkenal," ungkap Firdaus melalui telepon, Jumat (18/5).

Selain pengacara dan klien, hubungan Firdaus dengan Sandy Tumiwa juga berkembang ke bisnis rekaman. Firdaus memiliki label yang ingin mengorbitkan Sandy sebagai penyanyi.

Sandy Tumiwa (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Sandy Tumiwa (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

Namun, Sandy dinilai sering tak menjalani kesepakatan yang sudah mereka buat sebelumnya.

"Masalah dengan saya itu ada dua, satu sebagai kuasa hukum dan kedua sebagai owner label musik serta perfilman yang ingin menaikkan Sandy tadinya. Sudah saya siapkan lagunya dan filmnya semua tetapi Sandy pindah dengan seenaknya tanpa ngomong ke saya," ujar Firdaus.

Mendengar ucapan Firdaus, Sandy Tumiwa menjawab bahwa perjanjian yang disebutkan Firdaus belum jelas dan tidak ada pengesahannya.

"Ya, kan, tapi kontrak belum dibuat," kata Sandy Tumiwa di Pagi Pagi Pasti Happy.

Menurut Sandy, seharusnya Firdaus yang membayarnya karena sudah ikut mendompleng namanya, atau dengan istilah lain Firdaus melakukan endorsement kepada Sandy, agar namanya terkenal.

"Konsep jasa itu mahal. Saya punya konsep public figure itu mahal. Pengacara itu pakai saya, biar namanya terkenal, harusnya bayar, endorsement. Kita punya figur itu mahal," pungkas Sandy Tumiwa.

(pri/ray)

Penulis Supriyanto
Editor Panditio Rayendra
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.