Resmi Bercerai, Ade Maya tak Menyesal Pernah Menikah dengan Ibnu Jamil

Altov Johar Rabu, 4 Juli 2018 01:30:07
Ade Maya (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sekitar 12 tahun berumah tangga, kebersamaan Ade Maya dan Ibnu Jamil pun berujung pada perceraian. Keduanya resmi bercerai setelah majelis hakim Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, memutus perkara perceraian mereka secara verstek.

Ade Maya merasa lega proses perceraiannya dengan Ibnu Jamil tak berlarut-larut. Dia juga mengaku tak pernah menyesal menikah dengan Ibnu, meski pada akhirnya harus berujung pada perceraian.

"Enggak lah, enggak ada menyesal. Ini kan perjalanan hidup. Ada yang kita suka dan tidak suka. Semua harus dilalui, ya jalani saja," ujar Ade Maya lewat sambungan telepon, Selasa (3/7).

Ibnu Jamil - Ade Maya (Supriyanto / tabloidbintang.com)
Ibnu Jamil - Ade Maya (Supriyanto / tabloidbintang.com)

Di sisi lain, Ade merasa sedih bercerai dari Ibnu. Menurutnya, tak ada seorang pun yang ini pernikahannya berujung pada perceraian. Namun baginya, hal ini merupakan perjalanan hidup yang harus dilaluinya.

"Ya, sudah jalannya seperti ini, kita berbesar hari aja. Di depan sana masih ada kehidupan yang harus dijalani, apalagi ada anak. Kita sudah nggak mikirin ego kita masing-masing. Walaupun ada bekas istri atau bekas suami, tapi kan enggak ada bekas anak," ungkap Ade.

Saat ini Ade Maya sudah menganggap Ibnu Jamil layaknya rekan kerja, dalam membesarkan buah hati mereka. Mereka sepakat menyampingka ego masing-masing demi anak. "Sudah kaya temen aja ya, sekarang kita sama-sama besarin anak aja deh. Ya enggak lah, udah enggak (cinta). Sudah kayak temen aja sih," ujar Ade Maya.

(tov/ray)

Penulis Altov Johar
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.