Ratna Sarumpaet Mengaku Berbohong Soal Penganiayaan

Binsar Hutapea Rabu, 3 Oktober 2018 16:10:23
Ratna Sarumpaet bantah alami penganiayaan. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kontroversi kabar penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terjawab. Hari ini, Rabu (3/10) Ratna Sarumpaet menggelar jumpar pers, tapi tanpa tanya jawab dengan wartawan, dan menjelaskan yang sebenarnya terjadi. 

Pada tanggal 21 september hari di mana sebelumnya dikabarkan Ratna Sarumpaet mengalami penganiayaan di Bandung, ia memang pergi ke rumah sakit untuk melakukan operasi plastik, di Jakarta. Setelah menjalani operasi plastik, keesokan harinya Ratna Sarumpaet bangun dengan keadaan muka penuh lebam. Ketika menanyakan hal tersebut, dokter menjawab itu hal yang normal.

Ini berarti wajah lebam Ratna Sarumpaet yang sebelumnya disebut sebagai akibat penganiayaan, sejatinya memang akibat dari operasi plastik yang baru saja dilakukan. Bukan karena dikeroyok secara sadis oleh beberapa orang seperti diberitakan sebelumnya.

Ratna Sarumpaet berdalih, kabar soal penganiayaan itu sebetulnya hanya sekadar jawaban iseng yang diberikan pada anak-anaknya. Dia merasa perubahan wajahnya pasca operasi pasti akan jadi pertanyaan mereka. Dia pun mengaku menjawab sekenanya. Jadi jawaban dianiaya itu sebetulnya sekadar untuk menghentikan pertanyaan anaknya. Tapi ternyata kabar ini beredar luas dan jadi kontroversi. Beberapa tokoh terlanjur ikut berkomentar dan mengutuk keras aksi kekerasan pada Ratna Sarumpaet.

Saat jumpa pers Ratna Sarumpaet juga meminta maaf atas kebohongan yang sudah dilakukan, termasuk saat dia bertemu Prabowo Subianto. "Saya meminta maaf kepada Pak Prabowo yang membela saya kemarin," kata Ratna Sarumpaet.

(bin/bin)

Penulis Binsar Hutapea
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.