Malam Ini, Gading Marten - Gisella Anastasia Akan Buka Suara Soal Perceraiannya

Supriyanto Rabu, 28 November 2018 12:15:23
Gading Marten dan Gisella Anastasia akan bicara soal pernikahannya. (Dok tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sejak muncul kabar perceraian, pasangan Gading Marten dan Gisella Anastasia diketahui sedang berada di luar negeri. Gading Marten berada di Spanyol, sementara Gisella Anastasia di Korea.

Namun, Rabu (28/11) malam nanti, keduanya akan duduk satu meja untuk angkat bicara soal kabar percerainnya. Kabar tersebut diketahui dari informasi yang beredar di kalangan wartawan.

"Just Info untuk Sahabat Media. Hari imi jam 19 Malam Presconfrence Gading Marten. Tempat di Vresenda pakubuwono Jak Sel," bunyi pesan berantai yang diterima wartawan.

Saat dikonfirmasi ke pihak keluarga, Roy Marten membenarkan hal tersebut. Gading Marten dan Gisella Anastasia akan menggelar jumpa pers di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan malam nanti.

Gading Marten dan Gisella Anastasia (Markuat/tabloidbintang.com)
Gading Marten dan Gisella Anastasia (Markuat/tabloidbintang.com)

"Benar di (hotel) Veranda," ucap Roy Marten.

Sementara Andreas Sapta Finady, kuasa hukum Gisella Anastasia, mengaku belum mendapat kabar soal rencana jumpa pers kliennya bersama Gading Marten.

"Saya dengar begitu (jumpa pers). Tapi sampai sekarang kami (pengacara) belum diinfokan," kata Andreas.

Gisella Anastasia dan Gading Marten menikah pada 13 September 2013 dan dikaruniai seorang putri, Gempita Noura Marten.

Pada 19 November 2018, secara mengejutkan Gisella Anastasia menggugat cerai Gading Marten di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan berkas gugatan bernomor 908/Pdt.G/2018/PN.JKT.SEL.

(pri/bin)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.