Pengacara Ungkap Alasan Vicky Tak Hadiri Sidang Cerai dengan Angel Lelga

Altov Johar Kamis, 6 Desember 2018 14:45:23
Vicky Prasetyo tak hadir di sidag cerai. (Markuat/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sidang cerai Vicky Prasetyo dan Angel Lelga digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, dengan agenda pembuktian dan saksi dari pihak Vicky Prasetyo. Sayangnya di sidang kali ini Vicky Prasetyo tidak hadir dan hanya diwakili tim kuasa hukumnya.

Marlon, kuasa hukum Vicky Prasetyo mengatakan, memang tidak ada kewajiban bagi kliennya untuk hadir. Padahal sebelumnya Vicky Prasetyo terbilang rajin mengikuti proses persidangan.

"Untuk Vicky sendiri enggak bisa hadir karena ada jadwal di stasiun TV yang lain, dan juga sudah dikuasakan ke kami. Jadi Vicky tidak ada kewajiban hadir," kata Marlon di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (6/12).

Vicky Prasetyo dan Angel Lelga. (Seno/tabloidbintang.com)
Vicky Prasetyo dan Angel Lelga. (Seno/tabloidbintang.com)

Di sidang kali ini, pihak Vicky Prasetyo menyerahkan beberapa bukti seeprti buku nikah dan surat laporan dugaan perzinahan yang dilakukan Angel Lelga. Sementara untuk saksi berhalangan hadir.

"Rencana saksi dari pihak keluarga, mungkin akan kita hadirkan dua orang sama bukti, seperti buku nikah, berapa hasil dari kepolisian nanti kita lampiran di sidang 17 Desember," ujar Andre Nusi, tim kuasa hukum Vicky Prasetyo lainnya.

Marlon melanjutkan, pasca penggerebekan kemarin membuat Vikcy Prasetyo semakin bulat untuk menceraikan Angel Lelga. Bahkan kejadian itu memperburuk komunikasi kliennya dengan Angel Lelga.

"Sebelum penggerebekan pun komunikasi Vicky denga Angel alelga memang tidak baik, ditambah dengan kasus grebek kemarin ya semakin menguatkan dalil kita untuk cerai (talak)," pungkas Marlon.

(tov/bin)

Penulis Altov Johar
Editor Binsar Hutapea
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.