Ruben Onsu Ungkap Kondisi Augie Fantinus Selama di Penjara

Altov Johar Jumat, 7 Desember 2018 04:00:23
Ruben Onsu jenguk Augie Fantinus yang kini mendekam di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ruben Onsu mengungkap kondisi Augie Fantinus yang kini mendekam di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Augie Fantinus ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik di media sosial.

Menurut Ruben Onsu, Augie Fantinus tetap terlihat gemuk seperti sebelumnya. Hanya saja yang berbeda, manajer Timnas Basket itu tampak memelihara kumis.

"Dia tetap gemuk, cuma bedanya jadi kumisan. Sudah malas (cukur) juga kali ya. Di jam kunjungan dia bisa ngobrol, tapi dia ngomong setelah kunjungan kembali sedih lagi," ujar Ruben Onsu di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).

Augie Fantinus ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik di media sosial. (Rahman/tabloidbintang.com)
Augie Fantinus ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik di media sosial. (Rahman/tabloidbintang.com)

Ruben Onsu mengaku prihatin mendengar pengakuan Augie Fantinus mendekam di dalam tahanan. Namun Augie Fantinus tak mengeluhkan apa yang dirasakannya semalam di penjara.

"Ya prihatin, dia cerita ada 10 orang dia tidur. Enggak (ada keluhan), saya rasa Augie sudah menyadari apa yang dia lakukan dan yang menjadi risikonya. Dia enggak mengeluh tentang makanan, enggak mengeluh tidur yang bareng sama orang lain. Enggak ada perlakuan khusus, sama aja sih kayak yang lain," papar Ruben Onsu.

Ruben Onsu mengaku tak merencanakan sebelumnya menjenguk Augie Fantinus. Kebetulan syuting yang seharusnya dijalani terpaksa dibatalkan. "Tadinya ada syuting, cancel. Ya saya sempetin datang ke sana," ujar Ruben Onsu.

(tov/bin)

Penulis Altov Johar
Editor Binsar Hutapea
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.