Fakta di Balik Perpisahan Denny Sumargo-Dita Soedarjo

Wayan & Indra | 31 Desember 2018 | 06:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Tiga hari menjelang konferensi pers (Sabtu, 15 Desember), Denny Sumargo (37) tidak bisa tidur. Pikirannya melayang, membayangkan apa saja yang akan ditanyakan para wartawan dan bagaimana merespons semua.

Beberapa jam menjelang pertemuan dengan wartawan, ia muntah di kamar mandi. Agenda Denny hari itu, berpamitan dengan keluarga Dita Soedarjo (26) kemudian menemui wartawan untuk menjelaskan status hubungannya dengan Dita.

Pasangan yang menggelar lamaran di The Residences at Dharmawangsa, Jakarta, Agustus lalu itu membuat keputusan mengejutkan: berpisah.

“Hubungan kami berakhir 12 Desember. Orang bilang, putus pada tanggal cantik,” aku Denny kepada Bintang dalam wawancara empat mata di Jakarta, minggu lalu.

Spekulasi seputar penyebab karamnya hubungan Denny dan Dita bergulir bak bola liar. Ada yang menyebut Denny selingkuh. Ada pula yang menilai mantan pebasket nasional itu tidak mampu mengikuti gaya hidup Dita. Yang lain menduga, Denny bersikap kasar kepada calon istri. 

Spekulasi memanas saat sebuah akun gosip di Instagram mengunggah tangkapan layar dari Instagram Stories ibu Denny, Meiske Sumargo. Meiska membahas tentang bipolar.

Publik menduga bahasan Meiske soal bipolar ditujukan buat Dita. Denny dan Dita membantah semua spekulasi itu. Keputusan berpisah dan membatalkan rencana pernikahan, menurut Denny, dibuat karena ketidakcocokan serta perbedaan visi dan misi. Dita membenarkan.

“Misalnya buat Mas Denny yang paling penting cara berpakaian, buat saya yang penting dari seseorang bukan pakaian, melainkan pekerjaan. Enggak penting pakaiannya apa, yang penting orang itu enggak menyakiti saya, enggak mencuri dari saya, enggak merugikan saya. Saya lebih open-minded, enggak mengurusi hal-hal kecil,” beri tahu Dita seraya mengakui, membatalkan rencana nikah bukan hal mudah. “Yang penting kami berdua dewasa menghadapinya,” imbuhnya. 

Senada dengan Dita, Denny menyebut keputusan berpisah dibuat setelah mereka mencoba berbagai cara untuk menyelamatkan hubungan. Orang tua Dita, Soetikno Soedarjo dan Dian Muljadi, sempat menawarkan bantuan agar keduanya mampu bertahan.

“Sebelum konferensi pers, saya menemui keluarga Dita. Suasana saat itu sangat emosional. Perasaan saya campur aduk. Orang tua Dita sangat baik. Mereka royal dan menawarkan bantuan dari sudut pandang orang tua. Keputusan kami telah bulat. Akhirnya saya pamit dan berharap semoga kelak Dita mendapatkan laki-laki yang lebih baik, mampu mengimbangi, dan membahagiakannya. Saya bilang kepada ibu Dita, 'Maaf, saya tidak bisa menjadi jawaban doa Tante,'” bintang film 5 Cm itu mengenang.

Dalam wawancara eksklusif, Denny-Dita membeberkan detail perpisahan mereka dan rencana ke depan setelah kembali melajang.

(wyn/ ind)
 

Penulis : Wayan & Indra
Editor: Wayan & Indra
Berita Terkait