Marcell Siahaan Angkat Bicara Soal Konflik Jerix dan Anang Hermansyah

Wayan Diananto Senin, 11 Pebruari 2019 03:30:31
Marcell Siahaan menyayangkan RUU Permusikan. (Foto: Dok. tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Marcell Siahaan (41) angkat bicara terkait bola panas silang pendapat antara Jerinx, Anang Hermansyah, dan Ashanty. Marcell Siahaan mengingatkan, industri musik Indonesia adalah milik bersama. Di sanalah, periuk nasi dan tempat musisi mencurahkan kecintaan terhadap seni. Cara musisi untuk meluapkan kekecewaan terhadap RUU Permusikan. Kata Marcell Siahaan, beda-beda. 

"Soal sikap Jerinx di media sosial bukan bagian saya untuk menilai. Setiap cara memiliki konsekuensi. Jerinx menjalani konsekuensinya. Ada yang suka dan tidak dengan dia. Saya pun sudah bicara soal RUU Permusikan kemarin dan saya menjalani konsekuensinya," terang Marcell Siahaan kepada tabloidbintang.com di Jakarta, belum lama ini.

Marcell Siahaan percaya, setiap musisi yang menolak RUU Permusikan menyadari konsekuensi tindakannya. Menolak RUU Permusikan bukan berarti tidak mendukung kemajuan musik Indonesia. Niat para musisi ini dalam pandangan Marcell Siahaan baik. Ia menyayangkan musisi yang menolak RUU Permusikan dengan menyerang musisi lain. Apalagi jika tujuan akhirnya, menjatuhkan satu-dua orang.

"Kalau tujuannya menjatuhkan musisi lain, tolong setop. Itu akan merusak industri musik akibat ego dan mengedepankan emosi. Tujuannya, kan ingin memajukan industri musik. Kita tidak harus menghajar orang lain, kan? Kalau terlanjur, tolong sudahi, dan ayo kembali ke jalur semula yakni memperjuangkan musik," ungkap Marcell Siahaan.

Apakah tindakan Jerinx di media sosial salah? Marcell Siahaan menjawab, "Mohon maaf saya tidak bisa menilai. Yang jelas, cara Jerinx itu bukan cara saya. Saya enggak akan melakukan yang begitu."

Penulis Wayan Diananto
Editor Wayan Diananto
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.