Cerita Syahrini Mulai Kurangi Waktu Bekerja Setelah Menikah

Yohanes Adi Pamungkas Rabu, 3 April 2019 09:30:23
Prioritas Syahrini mulai terbagi setelah memiliki suami. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Setelah menikah dengan Reino Barack pada 27 Febuari lalu di Jepang, Syahrini mulai mengurangi aktivitas di dunia entertainment. Prioritas Syahrini mulai terbagi setelah memiliki suami.

“Kalau dulu sebelum menikah saya bisa mengambil 3 pekerjaan dalam sehari, kalau sekarang paling 1 saja karena itu permintaan suami,” tutur Syahrini saat ditemui di peluncuran Kampanye #2019PilihShopee di Menteng, Jakarta, Selasa (2/4) siang.

Syahrini pun menuruti permintaan Reino Barack. Apalagi kebahagiaan yang dirasakan Syahrini semakin lengkap setelah menjadi istri Reino Barack.

Syahrini dan Reino Barack. (Seno/tabloidbintang.com)
Syahrini dan Reino Barack. (Seno/tabloidbintang.com)

“Lebih enak menikah dibandingkan sebelum menikah dulu, karena menikah itu ibadah jadi hal kebaikan yang kita lakukan akan dilipatgandakan,” ujar Syahrini yang memanggil Reino Barack dengan sebutan suamiku.

Syahrini baru saja terpilih menjadi brand ambassador Shopee. Ia sendiri mengaku sering belanja barang-barang keperluan secara daring. “Selama ini barang-barang yang saya pesan tidak ada masalah, baru-baru ini saya membeli lipstik dari situs belanja daring,” ungkap Syahrini.

Jika Syahrini membeli produk kecantikan secara daring, bagaimana dengan Reino Barack? “Dia jarang belanja, sekalinya belanja membeli barang itu handphone karena dia orangnya teliti sekali. Kalau handphone-nya jatuh pasti dia langsung membeli baru meskipun masih bisa dipakai,” seru Syahrini yang menganggap Reino Barack sebagai suami yang romantis.

(han/bin)

Penulis Yohanes Adi Pamungkas
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.