Kriss Hatta Ditahan, Nikita Mirzani Mengaku Bahagia

Christiya Dika Handayani Rabu, 10 April 2019 12:30:23
Nikita Mirzani langsung bereaksi setelah mendengar kabar penahanan Kriss Hatta. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nikita Mirzani langsung bereaksi setelah mendengar kabar penahanan Kriss Hatta. Seperti diketahui, artis sensasional ini sempat bermasalah dengan Kriss Hatta lantaran membela sahabatnya, Billy Syahputra. Karena hal ini, Nikita MIrzani bahkan sempat menuai hujatan publik.

Kriss Hatta pun kini resmi ditahan di Lapas Bulak Kapal, Bekasi, usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Bekasi terkait kasus pemalsuan dokumen pernikahan yang dilaporkan Hilda Vitria, mantan kekasih Billy Syahputra.

Mengetahui soal penahanan Kriss Hatta ini, Nikita Mirzani merinding sekaligus bahagia. Hal ini diungkapkan Nikita Mirzani lewat video yang diunggah ke Instagramnya, Selasa (9/4).

Kriss Hatta diyahan. (Ari/tabloidbintang.com)
Kriss Hatta diyahan. (Ari/tabloidbintang.com)

"Alhamdulilah senang, merinding, bahagia, enggak tahu apalah. Karena dia (Kriss Hatta) juga orangnya jahat. Di 2018 habis gua dihujat gara-gara gua ngebelain Billy Syahputra," kata Nikita Mirzani dalam videonya.

"Akhirnya gua nurunin lawyer gue, Bang Fahmi dan tim. Terima-kasih buat Bang Fahmi yang hebat, sudah melaksanakan tugas dengan begitu baik," sambungnya.

Nikita Mirzani pun meminta tak ada lagi pihak yang mengajaknya berseteru. "Lihatlah, adakah omongan Nyai yang satu aja meleset? Enggak ada kan. Udah tahu kekuatan Nyai? sudah ya jangan berhadapan sama Nyai," ujar wanita kerap memanggil dirinya dengan sebutan Nyai ini.

"Nyai kalau udah marah, serem, serem banget. Begitu aja," tandas Nikita Mirzani.

(dika/bin)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.