Puas Kriss Hatta Dipenjara, Hilda Vitria Khan Enggan Bahas Billy Syahputra

Supriyanto Senin, 15 April 2019 04:00:49
Hilda Vitria Khan menggelar jumpa pers terkait penahanan Kriss Hatta. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Hilda Vitria Khan menggelar jumpa pers terkait penahanan Kriss Hatta atas dugaan kasus pemalsuan dokumen pernikahan yang dilaporkannya ke Polda Metro Jaya.

Di hadapan wartawan, Hilda Vitria Khan tampak menggebu-gebu sampai menangis. Ia mengaku puas mendengar Kriss masuk penjara dan akan segera diadili di Pengadilan Negeri Kota Bekasi, Jawa Barat.

Namun, saat ditanya soal kabar putusnya hubungan asmara dengan Billy Syahputra, Hilda Vitria Khan enggan membahas. Padahal heboh perseteruan Hilda dengan Kriss diduga lantaran muncul Billy Syahputra yang dituding sebagai orang ketiga.

Hilda Vitria Khan enggan membicarakan status hubungannya dengan Billy Syahputra. (Supriyanto/tabloidbintang.com)
Hilda Vitria Khan enggan membicarakan status hubungannya dengan Billy Syahputra. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

"Ntar dulu lah soal itu. Ada pertanyaan lain? Jangan ngomong soal itu," ujar Hilda Vitria Khan dalam jumpa pers di kawasan Condet, Jakarta Selatan, Minggu (14/3).

Meski tak mau memberi komentar soal Billy Syahputra, Hilda Vitria Khan dengan santai mengatakan hubungannya dengan adik almarhum Olga Syahputra itu masih baik-baik saja.

"Hilda masih baik-baik aja sama bang Billy, masih komunikasi, dan doain aja yang terbaik," pungkas Hilda Vitria Khan.

Hilda Vitria Khan enggan membicarakan status hubungannya dengan Billy Syahputra. (Markuat/tabloidbintang.com)
Hilda Vitria Khan enggan membicarakan status hubungannya dengan Billy Syahputra. (Markuat/tabloidbintang.com)

(pri/ari)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.