Coblos Jokowi, Nikita Mirzani: Indonesia Harus Dipimpin Orang yang Konsisten

Altov Johar Jumat, 19 April 2019 07:30:23
Nikita Mirzani tak segan-segan mengungkap pilihannya pada Pemilu 2019. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nikita Mirzani tak segan-segan mengungkap pilihannya pada Pemilu 2019. Terutama untuk pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusungnya. Nikita mengaku memberikan suaranya untuk pasangan Jokowi dan Maruf Amin.

Nikita yakin dengan pilihannya. Apalagi hasil hitung cepat berbagai lembaga survei menunjukkan Jokowi - Maruf Amin unggul saingannya, Prabowo - Sandiaga Uno.

"Gue nyoblos Jokowi dong. Memang harusnya dia (Jokowi) menang, alhamdulillah. Indonesia harus dipimpin sama orang yang konsisten," kata Nikita Mirzani di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (18/4).

Jokowi dan Maruf Amin. (Seno/tabloidbintang.com)
Jokowi dan Maruf Amin. (Seno/tabloidbintang.com)

Nikita cukup mengenal dengan sosok Jokowi. Apalagi ia mengaku sempat menjadi tim sukses pria asal Solo tersebut. Nikita terpincut dengan kesederhaan seorang Jokowi, meski menjadi orang nomor satu di negeri ini.

"Niki dari dulu timsesnya ya, dia tuh baik sederhana. Orangnya sabar ikhlas, diterpa sana sini ya udah lah, yang penting kerja aja," ujarnya.

"Kalau Niki lihatnya dari zaman kapan keluarga presiden, kayaknya baru kali ini ada yang kayak gitu. Anak-anaknya enggak pernah dijaga ajudan. Tidak pernah memanfaatkan bapaknya presiden. Anak-anaknya tuh jualan pisang, jualan martabak. Padahal kalau minta bantuan kan gampang ya," lanjut Nikita.

Nikita tak membuat nazar tertentu jika Jokowi terpilih di Pemilu 2019. Sebab ia yakin Jokowi akan kembali mempin negeri ini. "Niki tau dia 2 periode," pungkas Nikita Mirzani.

(tov/bin)

Penulis Altov Johar
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.