Punya Kesibukan Bekerja di Kantor, Novita Angie Sempat Tidak Didukung Anaknya

Yohanes Adi Pamungkas Selasa, 23 April 2019 11:30:00
Novita Angie (Ana / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sudah hampir 4 bulan Novita Angie memiliki aktivitas baru. Selain menjadi presenter dan penyiar radio, Novita Angie bekerja menjadi pemimpin redaksi sebuah media ibu dan anak. Menjadi orang nomor satu di media yang membahas informasi tentang ibu dan anak menjadi tantangan tersendiri bagi Novita Angie.

“Saya sekarang tidak memiliki anak bayi, anak-anak saya sudah beranjak remaja. Tapi saya senang bisa belajar lagi seperti dulu saat anak-anak saya masih bayi,” ujar Novita Angie saat berbincang, Senin (22/4) di Jakarta.

Sebenarnya Novita Angie sudah mendapatkan tawaran bekerja pada tahun lalu namun ia belum memberikan jawaban karena harus berdiskusi dengan anak-anaknya, Jemima Jasmine dan Jeremy Cornelius, serta suami Novita Angie, Sapto Haryo Rajassa.

“Anak perempuan saya itu posesif, jadi saya harus ada di rumah kalau dia pulang sekolah. Dia sempat melarang saya mengambil pekerjaan ini tapi akhirnya saya memberikan penjelasan dan dia bisa mengerti,” cerita Novita Angie.

Setelah Novita Angie bekerja di kantor, Jemima Jasmine sering mampir sebentar mengunjungi kantor Novita Angie sepulang dari sekolah. “Kalau suami mengizinkan saya bekerja di kantor karena itu bagus buat saya,” ujar Novita Angie.

Mengurus media ibu dan anak membuat Novita Angie sering bertemu bayi-bayi untuk difoto keperluan media tersebut. Bahkan ia sempat berpikir untuk memiliki anak lagi.

“Tapi saya terbentur usia yang sudah tidak muda lagi, keinginan ada tapi kayaknya tidak bisa dilakukan. Suami saya juga tidak mau menambah anak lagi,” tegas Novita Angie.

(ray / ray)

Penulis Yohanes Adi Pamungkas
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.