Ranty Maria untuk Pertama Kalinya Ungkap Penyebab Putus dengan Ammar Zoni

Christiya Dika Handayani Selasa, 23 April 2019 19:15:27
Ranty Maria dan Natasha Wilona (YouTube)

TABLOIDBINTANG.COM - Penyebab putusnya Ranty Maria dan Ammar Zoni akhirnya terungkap. Selama ini, penggemar hanya berspekulasi soal penyebab kandasnya hubungan yang terjalin sekitar 3 tahun itu. Mulai dari isu orang ketiga hingga perbedaan agama.

Dalam vlog Natasha Wilona, untuk pertama kalinya Ranty Maria menceritakan soal kandasnya jalinan cintanya dengan Ammar Zoni. Hal ini bermula saat Wilona membacakan pertanyaan tentang alasan keduanya memutuskan hubungan.

"Benar tidak kalian putus karena perbedaan agama?," tanya Natasha Wilona. "Benar," jawab Ranty dengan tegas.

Ranty Maria dan Ammar Zoni (Markuat / tabloidbintang.com)
Ranty Maria dan Ammar Zoni (Markuat / tabloidbintang.com)

Natasha Wilona lalu menyinggung komitmen awal Ranty Maria dan Ammar Zoni sebelum berpacaran. Natasha Wilona penasaran mengapa Ranty tetap menjalin hubungan padahal mengetahui agamanya berbeda dengan Ammar.

"Tapi kan dari awal pacaran sudah tahu kalau kalian beda agama?" kata Natasha Wilona.

Rupanya, Ranty Maria mengaku tak terlalu memikirkan perbedaan itu awalnya. Namun seiring bertambahnya usia, Ranty mulai memikirkan hubungan mereka ke depannya dengan perbedaan keyakinan itu.

"Iya sih cuma kan aku pacaran sama Ammar aku umur 15 tahun. Jadi agama menurut aku kayak yaudah lah liat nanti. Tapi semakin ke sini, aku udah 18 tahun, udah bingung juga mau dibawa ke mana ya. Kalau pun nikah nanti dengan cara apa, kita kan beda. Jadi semakin sadar aja sih, karena bertambah dewasa dan bertambah besar," pungkas Ranty Maria.

(dika / ray)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.