Ingat Perbuatan Kriss Hatta, Nikita Mirzani dan Hilda Vitria Luapkan Kekecewaan

Altov Johar Kamis, 25 April 2019 11:15:29
Nikita Mirzani (Altov / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nikita Mirzani, Hilda Vitria dan Billy Syahputra hadir di sidang perdana Kriss Hatta atas kasus dugaan pemalsuan akta nikah. Sidang ini mengagendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

 

Usai mengikuti jalannya sidang, Billy Syahputra sempat mengungkap perasaannya melihat Kriss Hatta duduk di kursi pesakitan. Selain bahagia, ada kekecewaan yang masih tersimpan terkait kasus ini.

Sebagai sahabat, Nikita Mirzani menjabarkan apa saja kekecewaan Billy terhadap Kriss Hatta. Salah satunya sikap Kriss yang dianggap telah merendahkan Billy, bahkan keluarganya pun ikut dibawa-bawa.

Nikita Mirzani (Altov / tabloidbintang.com)
Nikita Mirzani (Altov / tabloidbintang.com)

"Itu adiknya yang disebut tukang parkir, kalau adiknya enggak punya kerjaan ya udah kerja aja ditempat cucian mobil gue (Kriss). Sampai dia keluar negeri sampai uangnya habis, itukan mereka ikut campur semua," beber Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/4).

"Keluarganya disebut artis warisan. Dia (Billy) kalau enggak punya kemauan enggak mungkin ada sampai saat ini, bukan karena dia dibilang artis warisan. Memang dia punya talenta," lanjut Nikita.

Dipanjutkan Hilda Vitria, dirinya tidak terima dengan tudingan selingkuhan yang dialamatkan kepadanta. "Hilda juga enggak terima, dia sebut selingkuhan gitu loh," timpal Hilda.

Menurut Nikita, kondisi itu berlangsung bukan untuk waktu yang sebentar. Sejak tahun lalu dirinya, Billy dan Hilda menerima bullyan terkait masalah ini. "Kita dari 2018 loh dibully," pungkas Nikita Mirzani.

(tov / ray)

Penulis Altov Johar
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.