Puluhan Tahun Berlalu, Diah Permatasari Masih Sering Disapa Si Manis Jembatan Ancol

Altov Johar Senin, 29 April 2019 21:30:23
Diah Permatasari tak bisa lepas dari karakter Si Manis Jembatan Ancol. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Diah Permatasari seolah tak bisa lepas dari karakter Si Manis Jembatan Ancol, yang diperankannya di tahun 1992. Hingga kini ia mengaku seringkali disapa dengan sebutan Si Manis walau sudah puluhan tahun berlalu.

Lantaran peran tersebut, banyak masyarakat yang mengenalnya Si Manis ketimbang nama aslinya. Namun ia bangga karena hal itu membuktikan kesuksesannya dalam berakting.

"Enggak bisa lepas, selalu dikenal Si Manis. Mereka enggak mau tahu, ketawa saya sampai saya lewat, pada enggak kenal saya siapa. Tapi saya bangga orang kenal saya, anak saya aja sudah 20 tahun," ujar Diah Permatasari di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (29/4).

Diah Permatasari (Altov/tabloidbintang.com)
Diah Permatasari (Altov/tabloidbintang.com)

Diah tak masalah masih tetap disapa dengan sebutan Si Manis. Diah yakin meski dalam balutan hijab, dirinya akan tetap dipanggil dengan karakter yang ia perankannya dulu. Terutama mereka yang sempat merasakan masa keemasan sinetron Si Manis Jembatan Ancol.

"Nyaman aja, kenapa enggak. Mau saya pakai hijab saya dipanggil Si Manis. Pada zamannya generasi muda enggak tahu film saya. Tapi orang dulu tetap panggil saya Si Manis," ungkapnya.

Sebenarnya Diah sempat kembali dipercaya memerankan tokoh Si Manis Jembatan Ancol. Kala itu dia beradu akting dengan Dewi Perssik.

"Jadi Si Manis diperankan Dewi Perssik, tapi saya Si Manis yang lama keluar. Sempat tahun lalu syuting, lumayan lama juga," pungkas Diah Permatasari.

(tov/bin)

Penulis Altov Johar
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.