Evelyn Nada Anjani akui Balikan dengan Aming, Begini Prosesnya

Ari Kurniawan Selasa, 14 Mei 2019 09:00:30
Evelyn Nada Anjani dekat lagi dengan Aming. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sempat terlibat konflik setelah cerai, hubungan Aming dan Evelyn Nada Anjani kini membaik. Evelyn bahkan mengakui dirinya dan Aming sudah kembali menjalin kasih. 

"Mau dia ke mana kek, mau aku ke mana kek, ketemu lagi. Memang udah jodoh kali ya," kata Evelyn Nada Anjani, di program Morning Show Trans 7, Selasa (14/5).

Evelyn Nada Anjani kemudian menceritakan proses dirinya bisa kembali dekat dengan Aming. Semua bermula dari doa yang dia panjatkan saat umrah beberapa waktu lalu. 

Evelyn Nada Anjani dekat lagi dengan Aming. (Seno/tabloidbintang.com)
Evelyn Nada Anjani dekat lagi dengan Aming. (Seno/tabloidbintang.com)

Di Tanah Suci, Evelyn Nada Anjani meminta kepada Allah SWT agar diberi ketetapan hati terkait hubungannya dengan Aming. Diakui Evelyn, dua tahun belakangan ia masih berharap bisa kembali ke pelukan Aming. 

"Gimana ya, keinget dia terus. Mau ngapain tiap hari muka dia terus yang muncul, hidungnya dia terus yang muncul. Aku minta sama Allah, kalau bukan jodoh, tolong jauhin. Dua tahun aku jadi perempuan yang menunggu," tuturnya. 

Tak disangka, doa Evelyn Nada Anjani langsung mendapat jawaban. Sebulan setelah umrah, Evelyn dipertemukan kembali dengan Aming. Dari situ, mereka kembali dekat.

"Saat ketemu, dia  udah beda banget. Kami ngobrol empat mata, dari hati ke hati. Ternyata aku masih cinta, cinta sama kamu," bilang Evelyn Nada Anjani sambil tertawa. 

Evelyn Nada Anjani dekat lagi dengan Aming. (Seno/tabloidbintang.com)
Evelyn Nada Anjani dekat lagi dengan Aming. (Seno/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.