Penuhi Wasiat Ustaz Arifin Ilham, Alvin Faiz Terinspirasi Lakukan Hal Ini

Christiya Dika Handayani Senin, 27 Mei 2019 19:45:23
Alvin Faiz penuhi wasiat ayahnya. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Putra sulung Ustadz Arifin Ilham, Alvin Faiz, telah menjalankan wasiat terakhir sang ayah untuk menyolatkan jenazahnya. Seperti diketahui, Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia di Penang, Malaysia pada Rabu (22/5) usai berjuang melawan kanker stadium lanjut yang dideritanya.

Jenazah Ustadz Arifin Ilham dimakamkan di kompleks pesantren Az-Zikra di daerah Gunung Sidur, Bogor, Jawa Barat, sesuai permintaannya semasa hidup. Sebelum dimakamkan, Ustadz Arifin Ilham disalatkan dua kali yang keduanya diimami oleh kedua putranya.

Salat pertama dilakukan di Masjid Az-Zikra di Sentul, Jawa Barat yang diimami putra keduanya, Ameer Azzikra, sementara yang kedua dilakukan di Pesantren Az-Zikra di Gunung Sindur, Bogor yang diimami langsung oleh Alvin Faiz.

"Abi @kh_m_arifin_ilham , Alvin dan @ameer_azzikra telah menjalani wasiat Abi. Abi ingin anak2nya sendiri yang menjadi imam sholat mayit, sebelum Abi berbahagia di alam kubur," tulis Alvin Faiz di keterangan video dan foto momen saat mengimami jenazah ayahnya, Minggu (25/6).

Ustadz Arifin Ilham (Dok tabloidbintang.com)
Ustadz Arifin Ilham (Dok tabloidbintang.com)

Rupanya momen itu membuat Alvin Faiz terinspirasi. Ia pun mewasiatkan pada putranya, Muhammad Yusuf Alvin Ramadhan, untuk menjadi imam salat mayitnya kelak jika dirinya tiada.

"Wasiatku juga untuk anakku @yusufalvinramadhan , nanti jika Abi duluan wafat, Abi minta kamu yang menjadi imam sholat mayit, insyaAllah, aamiin," tandas Alvin Faiz.

(dika/bin)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.