Buka Lembaran Baru, Anggia Chan Ingin Berhijab Selamanya

Altov Johar Selasa, 4 Juni 2019 05:00:34
Anggia Chan ingin membuka lembaran baru setelah merasa ditipu oleh Vicky Prasetyo. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Anggia Chan ingin membuka lembaran baru setelah merasa ditipu oleh Vicky Prasetyo. Hal itu tercermin dari penampilan Anggia yang kini berhijab. Anggia berdoa agar diberi keteguhan hati untuk terus mengenakan hijab.

Sebelumnya, Anggia Chan mengaku terikat kontrak dengam Vicky Prasetyo untuk menjalani pacaran settingan. Anggia membayar sejumlah uang dengan imbalan menjadi co-host di sebuah program talkshow. Nyatanya, janji itu tidak terealisasi.

"Aku ingin mendapatkan kehidupan aku ke depannya tidak dikelabuhi manusia. Aku ingin menjadi pribadi lebih baik. Hijab ini mudah-mudahan, insya Allah aku mau pasang selamanya, doain aja," kata Anggia Chan di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (1/6).

Anggia berdoa agar ke depannya dijauhkan dari orang-orang yang berniat jahat kepadanya. Ia juga berharap agar pengalaman pahit ini tidak terulang lagi di kemudian hari.

"Yang jelas hari lebaran ini aku imgin dijauhkan dari orang-orang yang jahat, yang bener-bener sakit. Uang itu bisa dicari, materi bisa dicari, rasa kepercayaan kasih sayang udah diambil itu sakit banget. Harapan aku enggak terjadi lagi ke depannya," ungkapnya.

Hingga kini Anggia mengaku sering mendapat teror dan ancaman dari Vicky Prasetyo. Oleh karenanya ia berniat untuk melaporkan Vicky setelah Lebaran nanti.

"Akan aku bawa ke jalur hukum kalau mereka masih gangguin aku. Iya mau laporan, karena kontrak yang kemarin banyak yang dia (Vicky) langgar. Kemudian setelah itu aku juga diteror, diteror sama keluarganya juga," pungkas Anggia Chan. 

(tov/ari)

Penulis Altov Johar
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.