Mengelak, Galih Ginanjar Sebut Bau Ikan Asin Ditujukan untuk Makanan

Ari Kurniawan Kamis, 4 Juli 2019 10:30:49
Galih Ginanjar dilaporkan ke polisi oleh mantan istrinya, Fairuz A Rafiq. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Galih Ginanjar dilaporkan ke polisi oleh mantan istrinya, Fairuz A Rafiq. Galih dituduh melakukan pelecehan dan penghinaan, karena ungkapan "bau ikan asin" di konten YouTube Rey Utami. 

Dari perbincangan panjang Galih Ginanjar dan Rey Utami, publik berasumsi bau ikan asin diarahkan kepada organ intim Fairuz A Rafiq. Ini yang kemudian memancing kemarahan banyak pihak, khususnya para wanita. 

Dijumpai di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Rabu (3/7), Galih Ginanjar mengelak. Melalui pengacaranya, Rihat Hutabarat, Galih menyampaikan bahwa istilah ikan asin ia tujukan untuk makanan. 

Galih Ginanjar dilaporkan ke polisi oleh mantan istrinya, Fairuz A Rafiq.  (Ari/tabloidbintang.com)
Galih Ginanjar dilaporkan ke polisi oleh mantan istrinya, Fairuz A Rafiq.  (Ari/tabloidbintang.com)

"Masalah ikan asin itu saya tanya ke pak Galih, 'kan yang viral sekarang ini masalah ikan asin, sesungguhnya apa maksudnya itu? Apa yang ada di pikiran dan hatimu?' gitu," kata Rihat.

"Saya sudah lihat videonya. Yang Pak Galih maksud itu hari ini buka tudung saji, ada ikan asin. Besok buka lagi, ikan asin, kan itu aja. Tiga kali kan itu kan. Jadi yang dia maksud itu adalah makanan," imbuhnya. 

Menurut Rihat, yang mengaitkan bau ikan asin dengan organ intim adalah publik. Bukan Galih Ginanjar

"Tidak ada satu kata pun dari Galih yang mengarah ke organ intim. Kalaupun ada viral itu adalah penggiringan opini dan pengarahan. Bisa kita buktikan itu," ucapnya.

Galih Ginanjar dilaporkan ke polisi oleh mantan istrinya, Fairuz A Rafiq.  (Ari/tabloidbintang.com)
Galih Ginanjar dilaporkan ke polisi oleh mantan istrinya, Fairuz A Rafiq.  (Ari/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.