Bagikan Ulang Postingan Kakaknya, Fairuz A Rafiq Tegaskan Tak akan Cabut Laporan

Christiya Dika Handayani Selasa, 16 Juli 2019 18:15:23
Kasus video ikan asin yang dilaporkan Fairuz A Rafiq hingga kini masih bergulir. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kasus video ikan asin yang dilaporkan Fairuz A Rafiq hingga kini masih bergulir. Ketiga tersangkanya yakni sang mantan suami, Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua resmi ditahan.

Terkait pelaporan yang dilakukannya, Fairuz A Rafiq seolah menegaskan dirinya tak akan mencabutnya. Hal ini tampak dari postingan Fairuz lewat Instagram Stories-nya.

Dalam unggahannya, istri Sonny Septian ini membagikan ulang postingan kakaknya, Ranny Fahd A Rafiq yang mengungkap sikap keluarganya tentang kasus ini.

Postingan Fairuz A Rafiq. (Instagram)
Postingan Fairuz A Rafiq. (Instagram)

"InshaAllah ga ada cabut mencabut laporan. Hukum harus ditegakkan dan tetap berjalan!!! Terserah mereka mau ngomong apa, KAMI TETAP MENEGAKAN KEADILAN!!!," begitu tulisan yang diunggah Ranny.

Bukan tanpa alasan, pihak Fairuz A Rafiq ingin kejadian ini bisa memberikan pelajaran soal harga diri perempuan.

"Terkhusus keadilan untuk harga diri dan kehormatan perempuan yang telah dirampas," tandas Ranny Fahd A Rafiq.

Galih Ginanjar dan Barbie Kumalasari (Altov/tabloidbintang.com)
Galih Ginanjar dan Barbie Kumalasari (Altov/tabloidbintang.com)

Padahal sebelumnya, pihak Galih Ginanjar maupun Rey Utami dan suaminya, Pablo Benua mengharap jalan damai atas kasus ini.

Seperti diketahui, kasus ini berawal dari video di akun YouTube Rey Utami dan Pablo Benua yang berisi wawancara dengan Galih Ginanjar.

Perkataan Galih Ginanjar soal 'bau ikan asin' di wawancara itu kemudian heboh, karena diduga ditujukan pada area sensitif mantan istrinya, Fairuz A. Rafiq.

(dika/bin)

 

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.