Jadi Tersangka Kasus KDRT, Nikita Mirzani Tantang Dipo Latief Adu Jotos

Supriyanto Kamis, 18 Juli 2019 12:15:23
Nikita Mirzani ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atas laporan mantan suami, Dipo Latief di Polda Metro Jaya. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nikita Mirzani ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atas laporan mantan suami, Dipo Latief di Polda Metro Jaya. Mengenai statusnya itu, Nikita Mirzani menanggapi santai.

Artis seksi pemain film Comic 8 itu mengaku tidak bersalah dan menilai tudingan Dipo Latief telah mengada-ada. Menurut Nikita, dirinya tidak mungkin berbuat kasar kepada Dipo.

"Dibilang jadi tersangka enggak masalah buat gua. Buat gua malah jadi satu lelucon, karena apa, masa iya sih seorang laki-laki dianiaya sama istri loh," ujar Nikita Mirzani di kawasan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (17/7).

Nikita Mirzani dan Dipo Latief (Seno/tabloidbintang.com)
Nikita Mirzani dan Dipo Latief (Seno/tabloidbintang.com)

Nikita menganggap kasus KDRT yang dituduhkan kepadanya terasa janggal. Ibu tiga anak itu malah menantang Dipo untuk adu jotos sekalian agar lebih jelas siapa yang bisa berbuat kasar.

"Gua menantang Dipo Latief, untuk bertarung tinju sama gue, lihat siapa yang menang. Pasti dia lah. Enggak mungkin gua, secara logika," kata Nikita Mirzani kesal.

Meski statusnya sebagai tersangka dianghap lelucon, Nikita Mirzani akan kooperatif untuk memenuhi panggilan polisi untuk pemeriksaan.

"Kalau ada yang bilang gua enggak koorperatif, itu salah banget! karena gua selalu datang, even though dalam keadaan hamil besar, muntah, sampai gua muntahin itu meja penyidik, gua datang. Jadi kalau ada yang bilang gua tidak koorporatif, rasanya dia tidak ada di tempat. Gitu," pungkas Nikita Mirzani.

(pri/bin)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.