Reaksi Barbie Kumalasari Dituding Pablo Benua sebagai Dalang Video Ikan Asin

Supriyanto Selasa, 23 Juli 2019 05:00:07
Barbie Kumalasari (Altov / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Tersangka kasus ikan asin, Pablo Benua menuliskan surat yang dibacakan oleh kuasa hukumnya, Farhat Abbas menyalahkan Barbie Kumalasari. Dalam surat itu Pablo mengatakan Barbie yang memerintahkan suaminya, Galih Ginanjar untuk menjelek-jelekan Fairuz A Rafiq.

Setelah diskusi dengan Farhat Abbas, Barbie Kumalasari menyikapi dengan tenang. Menurut Barbie, Pablo sedang terdesak hingga mengeluarkan statement seperti itu.

"Ya itu aku sudah diskusi sama Farhat, kuasa hukum dia. Mungkin posisinya karena mungkin merasa tersudut ya," ujar Barbie Kumalasari usai mengisi acara di Trans TV, Jl. Tendean, Jakarta Selatan, Senin (22/7).

Rey Utami dan Pablo Putera Benua (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Rey Utami dan Pablo Putera Benua (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

Barbie Kumalasari pun memaklumi hal itu. Apalagi pernyataan Indra Tarigan pengacara yang mendampingi Kumala, yang semakin membuat Pablo disalahkan.

"Sebenarnya nggak bisa disalahin juga, karena komunikasi itu kan di hp aku ada. Itu di sita pihak kepolisian. Bang Indra bicara berdasarkan fakta, tapi yang namanya orang di dalam sana, emosinya nggak stabil," terang Barbie Kumalasari.

Lebih lanjut, Barbie Kumalasari membantah soal dalang video ikan asin yang beredar dan menjadi viral. Menurut Barbie, semua terjadi spontanitas tanpa arahan dan tidak dibayar.

"Gak (dibayar). Kalau benar kan pasti ada skripnya, sudah menerima pembayaran, ini kan kita gak dibayar, semuanya spontan, bahkan ini pernyataannya itu spontan. Surat pernyataan itu baru mulai kemaren hari jumat. Karena mungkin ada statement karena Pablo merasa terpojok," pungkas Barbie Kumalasari.

(pri / ray)

Penulis Supriyanto
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.