Unggah Video Pamit, Ria Ricis Diteror

Ari Kurniawan Rabu, 31 Juli 2019 17:30:04
Ria Ricis (Ari Kurniawan / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ria Ricis memilih untuk istirahat dari YouTube setelah merasakan adanya kejenuhan pada timnya. Keputusan untuk vakum diumumkan Ricis lewat video berjudul "Saya Pamit", yang diunggah di akun YouTube-nya.

Tapi, dua hari setelah pemitan, Ria Ricis sudah kembali aktif membuat vlog. Masa vakum yang sangat singkat membuat Ricis jadi bulan-bulanan netizen. Adik Oki Setiana Dewi itu dianggap sengaja mencari sensasi.

Ria Ricis membantah tudingan miring tersebut. Menurut Ricis, dirinya kembali aktif setelah mendapat desakan dari penggemar. Desakan itu, kata Ricis, sangat masif, hingga membuatnya tak sampai hati menolak.

Ria Ricis (Ari Kurniawan / tabloidbintang.com)
Ria Ricis (Ari Kurniawan / tabloidbintang.com)

"Setelah video saya pamit itu aku diteror abis-abisan sama fans The Ricis, 'ayo upload lagi', sampe nomor manajerku eror banget, sampe mati. Makanya aku bingung, aku pusing," ungkap Ria Ricis, Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (30/7).

"Dan aku mikir, kalau aku pamit secepat itu aku egois, karena aku lebih mikir ke diri aku sendiri. Akhirnya selang beberapa hari aku ada lagi buat mereka," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ria Ricis memastikan video "Saya Pamit" ia buat bukan untuk menambah jumlah subscriber. Ricis pun pasrah ketika mendapat banyak komentar negatif dari netizen.

"Nggak, itu sih nggak ada maksud sama sekali untuk ramein video Saya Pamit. Video itu sebenarnya maksudnya adalah aku pingin bilang ke netizen itu bener-bener harusnya vlog terakhir, besoknya aku ngga upload video kan, aku tahan," tutur Ria Ricis.

(ari / ray)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.