Kata Krisna Mukti soal Kasus Baim Wong Akhirnya Diungkap ke Media

Abdul Rahman Syaukani Kamis, 8 Agustus 2019 19:45:23
Krisna Mukti mengatakan bahwa Astrid dari manajemen artis QQ Production awalnya tidak mau mengungkap kasus dugaan wanprestasi Baim Wong ke publik. (Rahman/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Krisna Mukti mengatakan bahwa Astrid dari manajemen artis QQ Production awalnya tidak mau mengungkap kasus dugaan wanprestasi Baim Wong ke publik. Namun karena tidak ada itikad baik dari suami Paula Verhoeven untuk menyelesaikan permasalahan, Astrid terpaksa mengungkapkannya ke publik melalui pemberitaan media.

"Karena, setahu saya, Astrid tadinya enggak mau mengumbar. Tapi karena, mohon maaf ya, tidak ada tanggapan dari Baim, mau enggak mau. Itu salah satu cara supaya mendapat tanggapan. Sebetulnya sesimpel itu aja sih," ucap Krisna Mukti saat ditemui di bilangan Kalibata City, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Baim Wong (Seno/tabloidbintang.com)
Baim Wong (Seno/tabloidbintang.com)

Lebih lanjut diungkapkan Krisna Mukti, kasus ini tidak akan diungkapkan ke publik jika Baim Wong segera bertemu dengan Astrid dan menyelesaikan kesalahpahaman yang sempat terjadi, buntut dari pencalegan Baim Wong yang akhirnya berujung gagal.

"Kalau seandainya Baim tidak berlarut-larut membiarkan Astrid, langsung ditanggapi waktu kemunculan pertama di media, sebetulnya tidak akan berlarut-larut ampai sekarang," paparnya.

Astrid (Herri/tabloidbintang.com)
Astrid (Herri/tabloidbintang.com)

Perseteruan Astrid dengan Baim Wong diketahui sudah sampai ke ranah hukum dengan adanya laporan polisi di Polda Metro Jaya. Selain itu, Astrid juga menggugat Baim Wong secara perdata dengan total kerugian lebih dari Rp100 miliar.

(man)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.