Jarang Disenyumi Anak, Poppy Sovia Sempat Parno

Altov Johar Jumat, 9 Agustus 2019 18:15:23
Poppy Sovia menceritakan perkembangan anak pertamanya yang kini menginjak usia 2 bulan. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Poppy Sovia menceritakan perkembangan anak pertamanya yang kini menginjak usia 2 bulan. Sebagai seorang ibu, istri dari Ahmad Gussaoki itu mengaku senang karena sang anak sudah mulai memperlihatkan senyum ke arahnya.

"Di 2 bulan kemarin dia udah bisa senyum spontan gitu. Aku kan awal-awal mikir 'kok bayi gue enggak pernah senyum sih ke gue' dia cuma kayak 'bla bla' cuma baru bisa ngomong gitu," ujar Poppy Sovia di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (9/8).

"Terus akhirnya pas di 2 bulan banget, dia senyum spontan gitu. Melihat mamanya, lihat bapaknya, lihat neneknya, semua senyum," sambungnya.

Poppy Sovia (Instagram)
Poppy Sovia (Instagram)

Poppy tak menampik sempat terbersit pikiran aneh karena sang anak tak menunjukkan wajah senyum ke arahnya. Ia mengaku iri melihat Insta Story teman-temannya, yang memajang anak masing-masing saat tersenyum.

"Iya, kok gitu ya. 'Apakah gue ibu yang menyeramkan atau mengecewakan atau apalah?' Sempat kayak parno gitu, adalah, wajar. Soalnya kalau aku lihat kayak Insta Story-nya Tya (Ariesta), yang baru punya bayi, bayinya senyum-senyum. Bayi gue kenapa enggak senyum. Tapi ternyata bayi senyum spontan itu adanya di 2 bulan," jelas Poppy.

Poppy melanjutkan, bukan berarti bayinya tidak pernah tersenyum. Menurutnya, senyum sang anak sebelumnya bisa dibilang sangat irit.

"Waktu itu pernah sih senyum. Baru lahir juga senyum. Waktu itu kan sempat di-kamerain kan, di-videoin sempat senyum. Jarang-jarang deh, senyumnya ngirit banget. Tapi pas sekarang udah murah senyum," pungkas Poppy Sovia.

(tov)

 

Penulis Altov Johar
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.