Putra Fairuz Dibully, Barbie Kumalasari: Risiko, Kan Mediasinya Enggak Direspons

Christiya Dika Handayani Rabu, 14 Agustus 2019 12:30:06
Barbie Kumalasari (Altov / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Putra Fairuz A. Rafiq dari mantan suaminya, Galih Ginanjar, King Faaz diketahui menjadi korban bullying di sekolah terkait ikan asin yang menjerat ayahnya. Hal tersebut terungkap dari postingan suami Fairuz, Sonny Septian di akun Instagramnya.

Terkait hal ini, istri Galih, Barbie Kumalasari ikut memberikan tanggapan. Saat ditemui wartawan, Barbie seolah menyalahkan Fairuz A. Rafiq atas bully-an yang diterima King Faaz.

Ia menyebut jika bully yang diterima putra Fairuz merupakan resiko yang harus diterima lantaran mediasi yang diajukan Galih Ginanjar tak juga direspon.

Barbie Kumalasari (Altov / tabloidbintang.com)
Barbie Kumalasari (Altov / tabloidbintang.com)

"Ya, risiko lah, namanya anak-anak pasti kan seperti itu kan. Makin viral beritanya, pasti psikis anak juga kena. Makanya kan dari awal aku sempat bilang kasihan anak. Tapi kan mediasinya enggak direspons. Ya, sudah," kata Barbie Kumalasari kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (13/8).

Pemilik nama asli Kumala Sari Muklisah ini juga menilai hal tersebut merupakan dampak yang disebabkan dari besarnya pemberitaan tentang kasus ikan asin.

"Ya risiko, kalau berita viral kan seperti itu kalau memang enggak ada damai, mau enggak mau biar gimana ayahnya sendiri. Pasti kan ketika orang jadi ramai mem-bully apalagi kalau sampai panjang sampai proses pengadilan sampai ditetapkan jadi terdakwa pastikan lebih parah lagi pasti psikis anak kena lah. Gitu aja sih," sambung Barbie.

"Tapi kan kita berharap enggak sampai seperti itu makanya dari kemarin tuh proses mediasi juga kita harapkan direspons gitu loh," tandas Barbie Kumalasari.

(dika / ray)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.