Kata Vivi Paris, Anaknya jadi Korban Pernikahan Vicky Prasetyo dengan Angel Lelga

Supriyanto Rabu, 14 Agustus 2019 18:00:23
Vivi Paris pernah menikah siri dengan Vicky Prasetyo hingga melahirkan seorang anak yang kini berusia 3,5 tahun. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sebelum menikah dengan Sandy Tuniwa, Vivi Paris pernah menikah siri dengan Vicky Prasetyo hingga melahirkan seorang anak yang kini berusia 3,5 tahun.

Hubungan mereka sampai sekarang belum membaik lantaran Vivi menuding Vicky Prasetyo penipu dan berutang Rp1 miliar. Vivi makin kesal tatkala Vicky menikahi Angel Lelga.

"Dengan kemarin (Vicky Prasetyo) menikahi Angel Lelga kan emang jadi konflik kan, tambah semakin memanas hubungan saya dengan Vicky," ungkap Vivi Paris usai mengisi acara di Trans TV, Jl. Tendean, Jakarta Selatan pada Rabu (14/8).

Vicky Prasetyo dan Angel Lelga (Seno/tabloidbintang.com)
Vicky Prasetyo dan Angel Lelga (Seno/tabloidbintang.com)

Vivi Paris mengungkap, saat dirinya meminta pengakuan soal anak, Vicky malah membantah bahkan meminta untuk tes DNA karena meragukan.

"Sampai anak pun jadi korban sampai diminta tes DNA segala, saya pengin hubungan baik aja biar berdamai," kata Vivi Paris.

Sejak dilahirkan hingga berusia 3,5 tahun anak itu tak pernah mendapat nafkah maupun kasih sayang dari ayahnya.

"Enggak lah (Vicky Prasetyo) enggak nafkahi, dari awal makanya saya muncul untuk minta pertanggungjawaban artinya tidak bertanggung jawab kan gitu," terang Vivi Paris.

Sekarang anak hasil hubungan Vivi Paris dan Vicky Prasetyo itu dibesarkan oleh ibundanya.

"Kondisi anak sudah bahagia bersama ibu yang bertanggung jawab, ibu yang baik. Yang sangat menyayangi anak-anaknya, jadi anak enggak ngerasa satu kekurangan," pungkas Vivi Paris.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.