Dikabarkan Gelar Baby Shower Jelang Melahirkan, Istri Ahok Tuai Cibiran Netizen

Christiya Dika Handayani Kamis, 15 Agustus 2019 14:30:23
Sayangnya, keromantisan Ahok dan Puput ini justru menuai cibiran dari netizen. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Meski kabar pernikahannya masih menjadi teka-teki dan tak kunjung dikonfirmasi, beredar kabar Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok ini tengah menantikan kelahiran anak pertamanya dari Puput Nastiti Devi.

Seperti diketahui usai dinyatakan bebas Januari 2019 lalu, Ahok santer disebut telah menikahi wanita yang merupakan mantan ajutan dari mantan istrinya, Veronica Tan itu. Beberapa waktu lalu, Puput dikabarkan tengah mengandung setelah beredar fotonya yang memperlihatkan bagian perut membuncit.

Keduanya pun disebut-sebut telah menggelar baby shower jelang persalinan. Hal ini diketahui dari foto yang diunggah akun @veronica_tan_fc, Rabu (14/8). Di postingannya, tampak Ahok dan Puput kompak mengumbar senyum dengan sama-sama mengenakan busana batik. Keduanya berfoto bersama seorang pria tua yang memakai kemeja.

"Congratulations buat baby showernya apapun terjadi kehendakmu 8:28," begitu keterangan yang ditulis mengiringi fotonya yang diunggah ulang akun @veronica_tan_fc.

Sayangnya, keromantisan Ahok dan Puput ini justru menuai cibiran dari netizen. Sejumlah netizen menuding Puput Nastiti Devi menjadi penyebab kehancuran rumah tangga Ahok dan Veronica Tan.

"Kelihatan udah berani tampil terang-terangan ya. Didampingin pendeta pula. Maksudnya apa ya," sambung netizen.

"Duh langsung kebayang wajah Bu Vero, gimana gitu lihat ppnya dengan istri baru hamil pula," sahut netizen lain.

"Ud gak respect, sehat dan bahagia selalu untuk bu vero GBU," timpal netizen lainnya.

(dika)

 

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.