Pengacara Sajad Ukra Sebut Nikita Mirzani Sok Jagoan dan Suka Cari Masalah

Abdul Rahman Syaukani Sabtu, 24 Agustus 2019 06:00:23
Elza Syarief sebut Nikita Mirzani sok jagoan. (Rahman/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Pengacara Sajad Ukra, Elza Syarief, tidak habis pikir kenapa Nikita Mirzani tak kunjung mau mempertemukan anaknya dengan Sajad Ukra. Padahal, Azka Raqila Ukra adalah darah daging Sajad Ukra dari hasil pernikahan dengan Nikita Mirzani pada 2013 silam.

"Dia kayak jagoan seolah kebal hukum. Dia semau-maunya saja. Kenapa dia berlaku seperti itu? Padahal dia bisa lihat kalau anaknya happy, dia ikut happy. Mau adu, adu apa dia bersikeras begitu? Adu hukum? Enggak bisa gitu," kata Elza Syarief saat ditemui di kantornya di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/8).

Nikita Mirzani (Seno/tabloidbintang.com)
Nikita Mirzani (Seno/tabloidbintang.com)

Sesuai undang-undang yang berlaku, kata Elza Syarief, seorang ayah tidak boleh dilarang bertemu dengan anaknya. Bahkan meskipun sang ayah tidak bisa memberikan nafkah, anak tetap punya hak bertemu dengan ayahnya. Demikian pula sebaliknya.

"Masalah temuin anak sama bapak itu tidak ada kaitan sama uang. Itu seperti jual-beli anak. Kalau misalnya bapaknya miskin dan mau lihat anak, harus diperbolehkan. Anak harus tahu berasal dari ibu dan bapak," paparnya.

Sajad Ukra (Ari/tabloidbintang.com)
Sajad Ukra (Ari/tabloidbintang.com)

Gara-gara tidak dipertemukan dengan anaknya oleh Nikita Mirzani, Sajad Ukra mengambil langkah hukum dengan membuat laporan polisi. Kini Nikita Mirzani sudah menyandang status tersangka atas laporan Sajad Ukra tersebut. Namun Nikita Mirzani tidak tinggal diam. Dia juga melaporkan balik Sajad Ukra atas tudingan penelantaran anak.

(man)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.