Kasus Baim Wong, Izzhy Audiagla Dipanggil Penyidik Jumat Besok

Abdul Rahman Syaukani Kamis, 5 September 2019 14:15:23
Izzhy Audiagla akan diperiksa polisi. (Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Beberapa waktu lalu Krisna Mukti dipanggil oleh penyidik dari Polda Metro Jaya menjadi saksi atas kasus dugaan penipuan atau wanprestasi yang diduga dilakukan Baim Wong dan Lucky Perdana.

Pada Jumat (6/9) besok, giliran Izzhy Audiagla yang akan diperiksa penyidik untuk diminta keterangannya. Kabar pemanggilan ini terungkap dalam vlog Izzhy di Youtube.

"Melihat perkembangan yang terjadi antara Mbak Astrid, Baim Wong dan Lucky Perdana, gue harus angkat bicara. Kenapa gue angkat bicara? Karena pertama, gue juga caleg di partai tersebut. Kedua, gue jadi saksi dari kasus ini. Tanggal 6 september 2019 tepat hari Jumat, saya mendapat panggilan jadi saksi di Polda Metro Jaya," kata Izzhy.

Baim Wong (Seno/tabloidbintang.com)
Baim Wong (Seno/tabloidbintang.com)

Izzhy yang juga artis di bawah naungan manajemen artis QQ Production, dalam vlog-nya mengatakan, ada kontrak yang dilakukan pihak manajemen QQ Production dengan artis caleg.

"Ada kontraknya juga cuma artisnya aja yang enggak mau tanda tangan kontraknya. Contohnya ada foto Lucky Perdana pegang kontrak pada waktu itu dari QQ Production. Waktu itu dia pelajari, setelah itu dia tanda tangan, terus kembalikan lagi ke Bunda Astrid," papar Izzhy.

Masalah ini bermula dari adanya kesepakatan kerja sama antara Baim Wong, Lucky Perdana, dan QQ production untuk sebuah tugas atau pekerjaan tertentu. Dalam perjalanannya, QQ Production merasa ditikung oleh Baim Wong dan Lucky Perdana sehingga berujung pada pelaporan polisi di Polda Metro Jaya.

Baim Wong sebelumnya sudah menyampaikan klarifikasi atas hal ini. Dia merasa tidak bersalah karena tidak jadi nyaleg.

(man)


Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.