Fotonya Di-crop Ruben Onsu, Barbie Kumalasari Telepon 16 Kali Minta Penjelasan

Supriyanto Kamis, 12 September 2019 02:00:23
Foto di-crop, Barbie Kumalasari menelepon Ruben Onsu untuk meminta penjelasan. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Dalam unggahannya di Instagram belum lama ini, Ruben Onsu meng-crop Barbie Kumalasari. Padahal yang dipajang adalah foto bersama-sama, usai mengisi acara Brownis.

Sampai sekarang, Barbie Kumalasari masih bertanya-tanya apa maksud dan tujuan Ruben meng-crop fotonya. Padahal, sejak postingan itu muncul, Barbie menelepon Ruben untuk meminta penjelasan.

"Kemarin gue telponin 16 kali, tapi enggak diangkat. tadi gue tanya Ruben katanya, 'ya gue enggak angkat-angkat telepon juga kali ya', maksudnya dia juga banyak kegiatan, ya sudahlah gue masih maafin," ujar Barbie Kumalasari usai mengisi acara di Trans TV, Jl. Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (11/9).

Ruben Onsu (Seno/tabloidbintang.com)
Ruben Onsu (Seno/tabloidbintang.com)

Barbie juga tidak mau terlalu mempermasalahkan. Namun, istri siri Galih Ginanjar itu merasa ada sesuatu yang mengganjal hingga membuat hubungannya dengan Ruben tampak ada konflik.

"Ya sudahlah nanti mungkin kalau ada ketemu sama Ruben, bakal gue tanyain lagi. Dendam sentimen apa sih dia? Soalnya dia tadi aneh juga," kata Barbie Kumalasari.

"Kemarin enggak di-unfollow, giliran tadi depan aku cek, tiba-tiba follow. Enggak ngerti deh yang bener yang mana. Apa jangan-jangan mau live, di-follow dulu gue-nya biar enggak marah kali. Makanya entar pokoknya Ruben harus jelasin ya, jangan bikin gosip," pungkas Barbie Kumalasari.

Postingan Ruben Onsu. (Instagram)
Postingan Ruben Onsu. (Instagram)

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.