Berduka, Annisa Pohan Kenang Pesan B. J. Habibie Saat Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Christiya Dika Handayani Kamis, 12 September 2019 12:45:55
BJ Habibie (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Annisa Pohan, menantu mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut berduka atas meninggalnya, Presiden RI ke-3, B. J. Habibie. Melalui Instagramnya, istri Agus Yudhoyono itu mengungkapkan rasa kehilangannya.

 

Annisa Pohan pun kembali teringat pesan yang disampaikan B. J. Habibie saat istri SBY, Ani Yudhyono menghembuskan napas terakhirnya pada 1 Juni 2019 lalu. Ia meminta keluarga terus mendampingi pria yang disapa Pepo itu.

 

"Masih terkenang nasehat beliau untuk selalu menemani Pepo dan jangan pernah membiarkan Pepo sendiri setelah ditinggal Memo, dan juga menceritakan pengalaman-pengalaman hidupnya," tulis Annisa Pohan di keterangan fotonya bersama Habibie serta sang suami dan adik iparnya, Rabu (11/9).

Annisa Pohan mengenang Habibie
Annisa Pohan mengenang Habibie

Tak hanya itu saja, Annisa juga mengungkap jika Habibie telah siap dipanggil Tuhan. Tak lupa, Annisa Pohan mengucapkan terima kasih pada Habibie atas jasanya pada Indonesia serta banyaknya dukungan yang diberikan pada keluarganya.

"Pak Habibie juga menyampaikan, kapan saja beliau siap dipanggil karena ada Ibu Ainun yang menunggunya di akhirat.Banyak sekali kata-kata beliau yang menguatkan kami ketika ditinggal Memo pergi," sambungnya.

"Terima kasih bapak Habibie atas pengabdian dan jasamu terhadap Indonesia...kami akan selalu kenang semua jasamu dan hatimu yang mulia....Mohon kita doakan bersama agar beliau Husnul Khatimah," tutup Annisa Pohan.

Rumah Duka Habibie
Rumah Duka Habibie

(dika / ray)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.